BP Batam Bahas Hambatan Investasi di Kemenkeu, Amsakar Tegaskan Komitmen Perbaikan Iklim Usaha

Senin, 16 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menghadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satgas P2SP di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat (13/3/2026). Foto: Humas BP Batam

Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menghadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satgas P2SP di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat (13/3/2026). Foto: Humas BP Batam

Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menghadiri Sidang Aduan Kanal Debottlenecking Satgas P2SP di Kantor Kementerian Keuangan RI, Jumat (13/3/2026).

Dalam forum tersebut, BP Batam memaparkan sejumlah hambatan investasi yang dihadapi pelaku usaha di Batam. Persoalan itu meliputi Rekomendasi Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (RKKPR), pengalokasian lahan, hingga percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Di hadapan Menteri Keuangan RI, Amsakar menegaskan komitmen BP Batam untuk menyelesaikan berbagai kendala tersebut sekaligus memperkuat iklim investasi yang transparan dan inklusif.

Baca Juga :  Dukung Program MBG, Amsakar Raih Penghargaan dari BPMP

“Masukan dari Menteri Keuangan akan kami tindak lanjuti untuk mendorong pertumbuhan investasi dan ekonomi Batam,” kata Amsakar.

Terkait RKKPR, Amsakar menyatakan BP Batam belum mengalokasikan lahan dalam beberapa waktu terakhir akibat moratorium yang sempat diberlakukan.

BP Batam juga memperbaiki Land Management System (LMS) guna memperbarui basis data serta meningkatkan kualitas layanan pertanahan.

Baca Juga :  Lonjakan Trafik Nataru Terkendali, Layanan Telekomunikasi Nasional Tetap Stabil

“Kami juga akan meninjau kembali beberapa poin dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar lebih jelas,” ujarnya.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti berbagai keluhan pelaku usaha.

“Kami akan mempercepat penyelesaian persoalan investasi agar Batam semakin kondusif dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Li Claudia.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru