Lonjakan Trafik Nataru Terkendali, Layanan Telekomunikasi Nasional Tetap Stabil

Senin, 5 Januari 2026 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid memimpin acara Penutupan Posko Nataru 2025 di Gedung Kantor Pos Indonesia Pusat, Kota Bandung, Senin (05/01/2026). Foto: Ardi W/Komdigi

Menkomdigi Meutya Hafid memimpin acara Penutupan Posko Nataru 2025 di Gedung Kantor Pos Indonesia Pusat, Kota Bandung, Senin (05/01/2026). Foto: Ardi W/Komdigi

Pemerintah memastikan masyarakat tetap terhubung selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 meski terjadi lonjakan trafik akibat tingginya mobilitas nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan kualitas layanan telekomunikasi nasional berada dalam kondisi stabil dan aman sepanjang periode libur Nataru.

Layanan ini mendukung kebutuhan warga untuk berkomunikasi, mengakses informasi, dan melakukan transaksi digital saat bepergian.

Pernyataan tersebut disampaikan saat penutupan Posko Bersama Pemantauan Kualitas Layanan Telekomunikasi di Bandung, Senin (5/1/2026).

.

Pemantauan dilakukan melalui 35 posko Unit Pelaksana Teknis Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kemkomdigi serta 255 posko bersama operator seluler di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Horas Medan! 5G Indosat Hadir, Internet Medan Auto Paten

“Dari 19 Desember sampai 4 Januari, kualitas layanan kami laporkan cukup terjaga, stabil, dan aman,” kata Meutya Hafid.

Hasil pengukuran di 104 kabupaten dan kota di 35 provinsi mencatat kecepatan internet rata-rata nasional mencapai 80,58 Mbps untuk unduh dan 35,36 Mbps untuk unggah.

Angka ini menunjukkan jaringan tetap mampu melayani peningkatan trafik selama puncak liburan. Kemkomdigi juga memprioritaskan pemulihan jaringan di wilayah terdampak bencana, terutama di Aceh.

Langkah ini penting agar warga tetap dapat terhubung dengan keluarga dan mengakses informasi darurat. Saat ini, pemulihan infrastruktur konektivitas operator di Aceh telah melampaui 95 persen.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas Cek Penyaluran BBM Subsidi di Sumbar

Dari total 3.208 BTS, hanya tujuh BTS yang masih dalam proses perbaikan.

“Konektivitas di Aceh sudah 95 persen untuk seluruh operator dan beroperasi dengan uptime yang cukup tinggi. Kami berharap ini membantu warga tetap terhubung,” ujar Meutya.

Meutya menegaskan pemantauan layanan tidak berhenti meski Posko Nataru telah ditutup.

Kemkomdigi bersama operator akan terus menjaga kualitas jaringan dan bersiap menghadapi lonjakan trafik pada libur Lebaran mendatang.

“Ini menjadi bahan evaluasi agar layanan publik ke depan semakin siap, termasuk saat libur Lebaran,” tutupnya. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan
Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap
OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak
Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas
Raja Ali Haji di Taman Magtymgyly Pyragy, di Antara Pahlawan Literatur, Penyair dan Pemikir Dunia
Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catat Kinerja Gemilang
442 Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:41 WIB

77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:55 WIB

Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas

Berita Terbaru