Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon dalam Festival Generasi Berani Exploring dalam rangka Hari Anak Nasional 2026, di Cibis Park  Foto: Audie Ichsan InfoPublik/Igid Ditjen KPM Kemkomdigi

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon dalam Festival Generasi Berani Exploring dalam rangka Hari Anak Nasional 2026, di Cibis Park Foto: Audie Ichsan InfoPublik/Igid Ditjen KPM Kemkomdigi

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong permainan tradisional kembali menjadi bagian dari keseharian anak Indonesia. Langkah ini dinilai penting untuk membentuk karakter anak sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap ruang digital.

Fadli mengatakan penerapan PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Pelindungan Anak (PP Tunas) menjadi momentum menghidupkan kembali permainan rakyat di tengah derasnya digitalisasi.

“PP Tunas menjadi intervensi negara yang sangat penting agar anak-anak tidak terlalu banyak terpapar informasi di ruang digital yang sulit mereka saring. Kita tidak bisa menghindari era digital, tetapi kita bisa mengantisipasi dampaknya,” ujar Fadli saat Festival Generasi Berani Exploring di Cibis Park, Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga :  Indonesia Bangun AI Factory 1 GW, Perkuat Posisi sebagai Pusat AI Asia Tenggara

Menurut Fadli, perlindungan anak tidak cukup dengan membatasi akses ke platform digital. Pemerintah juga harus menyediakan ruang bagi anak untuk bermain, berinteraksi, dan belajar melalui budaya bangsa.

Ia menyebut permainan tradisional bukan sekadar hiburan, tetapi bagian dari pemajuan kebudayaan sekaligus sarana membangun kejujuran, kerja sama, sportivitas, dan disiplin.

Indonesia memiliki lebih dari 2.000 jenis permainan tradisional yang tersebar di berbagai daerah. Karena itu, Kementerian Kebudayaan menyiapkan pendataan dan registrasi permainan tradisional serta merintis Museum Permainan Tradisional.

Baca Juga :  BNPB: 1.154 Personel Dikerahkan, Sejumlah Daerah Masih Terisolir di Sumbar

“Kita ingin anak-anak memiliki pengalaman bermain bersama teman-temannya di luar ruang, belajar bekerja sama, saling menghargai, dan membangun karakter melalui budaya bangsa,” katanya.

Fadli berharap gerakan tersebut menjadi awal kebangkitan permainan tradisional sekaligus menjaga identitas budaya Indonesia tetap hidup di tengah perkembangan teknologi. Sumber Infopublik

 

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06