Business Matching Beras: Strategi Kepri Hadapi Lonjakan Permintaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kerpi, Nyanyang Haris Pratamura memimpin pertemuan bisnis (business matching) stabilisasi pasokan dan harga beras Provinsi Kepri yang digelar di Graha Kepri, Kamis (15/1/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Wakil Gubernur Kerpi, Nyanyang Haris Pratamura memimpin pertemuan bisnis (business matching) stabilisasi pasokan dan harga beras Provinsi Kepri yang digelar di Graha Kepri, Kamis (15/1/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperkuat pasokan dan menstabilkan harga beras untuk sekitar 2 juta penduduk serta wisatawan yang jumlahnya hampir sama dengan penduduk tetap.

Kamis (15/1/2026), Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura memimpin business matching stabilisasi beras di Graha Kepri. Kegiatan ini mempertemukan pengusaha beras lokal dengan pelaku usaha dari sentra produksi nasional untuk membangun kerja sama berkelanjutan.

Wagub Nyanyang menegaskan, kegiatan ini bertujuan memastikan ketersediaan beras dan menjaga harga pangan pokok. Ia menekankan koordinasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan menjadi kunci menjaga pasokan.

Baca Juga :  IPM Kepri Tembus 80,53, Peringkat Tiga Nasional; Pengangguran Turun ke 6,45 Persen

Kepri, dengan 98 persen wilayah laut dan 2 persen daratan, tidak bisa memproduksi beras sendiri. Provinsi ini mengandalkan pasokan dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan sentra produksi lain. Posisi strategis Kepri dekat Singapura dan Malaysia membuat wilayah ini menjadi tujuan wisata internasional dengan lalu lintas pengunjung tinggi.

“Kebutuhan beras Kepri mencapai 202 ribu ton per tahun, termasuk untuk rumah tangga, wisatawan mancanegara, dan nusantara. Mayoritas kebutuhan beras jenis premium,” kata Wagub. Ia menekankan pentingnya menjaga distribusi lancar melalui transportasi laut untuk mencegah hambatan pasokan.

Pemprov Kepri memberi apresiasi kepada pihak-pihak yang bersinergi menjaga pasokan dan harga, baik melalui penyediaan stok maupun pengawasan harga konsumen. Wagub berharap kegiatan ini memberikan solusi konkret, terutama menjelang Imlek, bulan puasa, dan Idulfitri.

Baca Juga :  TP PKK Kepri Perkuat Kolaborasi Program Bersama OPD

Pertemuan ini dihadiri Pj Sekda Kepri Luki Zaiman Prawira, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Rika Azmi, pejabat Kemenko Pangan dan Badan Pangan Nasional, TNI-AL, Polri, Wali Kota Batam Amsakar Ahmad, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Direktur Bulog Febby Novita, Ketua Perpadi Sutarto Alimoeso, Kepala BP Bintan Farid Irfan Sidik, serta pengusaha dan asosiasi beras dari berbagai daerah.

Editor: Diki

Berita Terkait

Pemko Batam Gelar Salat Istisqa Senin Pagi di Dataran Engku Putri
Ansar dan Kadin Kepri, Bahas Potensi Pengembangan Pulau Penyengat
Wisuda ke-26 Sarjana dan Pascasarjana UMRAH, Ansar Ahmad: SDM Penentu Utama Era Society 5.0
Ansar Sambut Hangat Warga dalam Gelar Griya Idul Fitri 2026
Presiden Prabowo Salat Idulfitri di Aceh Tamiang
Kunjungan Wisman ke Kepri Tembus 2 Juta, Ansar Perkuat Strategi Pariwisata
Khutbah Idulfitri di Batam, Ansar Tekankan Persaudaraan dan Bakti kepada Orang Tua
Ansar-Nyanyang Open House di Gedung Daerah, Tanjungpinang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:52 WIB

Pemko Batam Gelar Salat Istisqa Senin Pagi di Dataran Engku Putri

Minggu, 29 Maret 2026 - 15:30 WIB

Ansar dan Kadin Kepri, Bahas Potensi Pengembangan Pulau Penyengat

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:54 WIB

Wisuda ke-26 Sarjana dan Pascasarjana UMRAH, Ansar Ahmad: SDM Penentu Utama Era Society 5.0

Senin, 23 Maret 2026 - 12:15 WIB

Ansar Sambut Hangat Warga dalam Gelar Griya Idul Fitri 2026

Minggu, 22 Maret 2026 - 20:18 WIB

Presiden Prabowo Salat Idulfitri di Aceh Tamiang

Berita Terbaru