Sektor pariwisata Indonesia langsung tancap gas pada awal 2026 dengan memborong puluhan penghargaan internasional. Capaian ini menegaskan pengakuan dunia atas kualitas destinasi, daya saing layanan, serta komitmen Indonesia dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan berbasis budaya dan lingkungan.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan, pencapaian tersebut lahir dari kerja konsisten dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah bersama pelaku industri terus meningkatkan standar layanan, memperkuat tata kelola destinasi, serta menjaga kelestarian lingkungan dan nilai budaya.
“Penghargaan ini memacu kami untuk terus menaikkan kualitas pelayanan dan memastikan manfaat pariwisata dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Widiyanti di Jakarta, Senin (19/1/2026).
Sepanjang Januari 2026, pariwisata Indonesia mengamankan 32 penghargaan dari 25 organisasi dan media internasional, termasuk TripAdvisor, Forbes, Condé Nast Traveler, BBC, Tatler Travel, hingga Travel + Leisure India.
Berbagai lembaga internasional tersebut memberikan penghargaan kepada destinasi unggulan seperti Bali, Sumba, Labuan Bajo, dan Raja Ampat. Mereka juga menobatkan sejumlah hotel dan resor Indonesia sebagai yang terbaik, menandai peningkatan kualitas layanan dan pengalaman wisata nasional.
TripAdvisor menobatkan Pulau Bali sebagai Destinasi Terbaik Dunia 2026 sekaligus Destinasi Terbaik Asia dalam ajang Travelers’ Choice Awards 2026.
Rangkaian penghargaan ini memperkuat posisi Indonesia di peta pariwisata global, mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta menarik wisatawan berkualitas yang memberi dampak ekonomi, sosial, dan lingkungan secara nyata.
Editor: Rega






