Masjid Tanwirun Naja, Dari Tanjak Melayu hingga Ikon Bandara Hang Nadim

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Masjid Tanwirun Naja, yang lebih dikenal sebagai Masjid Tanjak, kini menjadi ikon di Kawasan Bandara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau. Masjid ini diresmikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada 2022 lalu.

Pembangunan masjid bertujuan memudahkan masyarakat, penumpang, dan petugas bandara menjalankan ibadah. Berwarna biru dan kuning, Masjid Tanjak mampu menampung lebih dari seribu jemaah. Kubahnya dihiasi lambang bulan sabit dan bintang sebagai simbol kemuliaan Islam.

Desain masjid terinspirasi dari tanjak, penutup kepala adat Melayu berbentuk runcing. Tanjak menjadi simbol kewibawaan dan identitas budaya Melayu, yang hingga kini masih digunakan pada acara adat di Batam. Uniknya, Masjid Tanjak hanya ada di Kota Batam, Kepri.

Baca Juga :  Gubernur Kepri Salat Idul Fitri di Lapangan Gladi Bakar Jaya Batam

Nama Tanwirun Naja berarti “penerang menuju keselamatan”. Masjid ini juga menjadi tempat memanjatkan doa safar bagi para pelancong.

Bangunan dua lantai ini menghadap langsung ke Tugu Burung Elang dan Bandara Hang Nadim.

Dibangun pada 2020 oleh Badan Pengusahaan Batam, masjid berdiri di atas lahan seluas 15.707 meter persegi. Area masjid luas dan terbuka, sementara lantai dua khusus untuk jemaah perempuan.

Masjid ini dilengkapi air mancur, taman, serta parkir umum dan VVIP. Selain beribadah, pengunjung dapat bersantai sambil menyaksikan aktivitas bandara dan pesawat lepas landas maupun mendarat.

 Editor: Rega

Berita Terkait

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026
Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026
Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia
Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka
Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu
Kemenpar Bidik Wisatawan Korea Selatan, Raup Potensi Devisa Rp9,4 Miliar
Penyengat Heritage 2026 Perkuat Wisata Budaya dan Pelestarian Lingkungan
Ansar Dorong Permainan Rakyat Kepri Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:25 WIB

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:11 WIB

Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 00:56 WIB

Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu

Berita Terbaru