Kepri Percepat Penataan Pulau Penyengat, Siapkan Museum Bahasa Nasional

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Balai Adat di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, terlihat dari udara. Terlihat revitalisasi dilaksnakan Pemprov Kepri di kawasan ini merubah wajah bangunan sebagai pusat musyawarah, tempat penyambutan tamu penting, dan wadah kegiatan budaya Melayu di Pulau Penyengat. Foto: Diskominfo Kepri

Balai Adat di Pulau Penyengat, Tanjungpinang, terlihat dari udara. Terlihat revitalisasi dilaksnakan Pemprov Kepri di kawasan ini merubah wajah bangunan sebagai pusat musyawarah, tempat penyambutan tamu penting, dan wadah kegiatan budaya Melayu di Pulau Penyengat. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mempercepat penataan Pulau Penyengat melalui Program Penyengat Bedelau. Program ini bertujuan melestarikan kawasan cagar budaya nasional sekaligus memperkuat identitas Melayu sebagai bagian dari sejarah lahirnya Bahasa Indonesia.

Hingga Agustus 2026, Pemprov Kepri telah merevitalisasi jalan dan drainase, meningkatkan penerangan kawasan, menata permukiman warga, memperbaiki fasilitas di sekitar situs bersejarah, serta mengembangkan lanskap dan ruang edukasi budaya.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan penataan Pulau Penyengat menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga warisan sejarah, budaya, dan bahasa Melayu.

“Pulau Penyengat bukan sekadar destinasi wisata, tetapi pusat peradaban Melayu yang harus terus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang,” kata Ansar, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga :  HARRIS Batam Centre Hadirkan Menu Nusantara Spesial Ramadan 1447 H

Pemprov Kepri juga menyiapkan pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional dengan konsep open museum yang terintegrasi dengan kawasan cagar budaya Pulau Penyengat.

Ansar mengatakan pembangunan museum akan menggunakan skema multiyears hingga akhir 2027. Pemerintah menargetkan proyek itu rampung pada 2028, bertepatan dengan peringatan 100 Tahun Sumpah Pemuda.

Menurut Ansar, museum tersebut akan menjadi pusat edukasi sejarah bahasa Indonesia, Kesultanan Riau-Lingga, dan kiprah Raja Ali Haji dalam perkembangan bahasa Melayu.

Baca Juga :  Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Penyengat Dibangun Agustus 2026

Untuk mempercepat pembangunan, Pemprov Kepri menggandeng Kementerian Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Ansar berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat posisi Pulau Penyengat sebagai kawasan strategis nasional di bidang sejarah, budaya, dan pendidikan.

Selain menjaga warisan budaya, Pemprov Kepri juga menjadikan Program Penyengat Bedelau sebagai penggerak ekonomi masyarakat. Pemerintah mendorong pertumbuhan pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM seiring penataan kawasan.

Ansar optimistis penataan Pulau Penyengat akan meningkatkan kunjungan wisatawan tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya yang menjadi identitas pulau tersebut.

Editor: Bibah

 

Berita Terkait

September, FOX Hotel Nagoya Batam Tebar Ragam Promo Kuliner
Tour de Bintan 2026 Kembali, 800 Pesepeda dari 42 Negara Siap Taklukkan Bintan
Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026
Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026
Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia
Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka
Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu
Kemenpar Bidik Wisatawan Korea Selatan, Raup Potensi Devisa Rp9,4 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 19:26

September, FOX Hotel Nagoya Batam Tebar Ragam Promo Kuliner

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:15

Tour de Bintan 2026 Kembali, 800 Pesepeda dari 42 Negara Siap Taklukkan Bintan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:58

Kepri Percepat Penataan Pulau Penyengat, Siapkan Museum Bahasa Nasional

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:25

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:11

Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45