Kemenpar Bidik Wisatawan Korea Selatan, Raup Potensi Devisa Rp9,4 Miliar

Senin, 22 Juni 2026 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026), Foto: Humas Kemenpar RI

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata, Ni Made Ayu Marthini, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (22/6/2026), Foto: Humas Kemenpar RI

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat promosi pariwisata Indonesia di Korea Selatan melalui Indonesia Sales Mission 2026 di Busan dan Gwangju pada 10–12 Juni 2026.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian promosi Seoul International Travel Fair (SITF) 2026 untuk memperluas kerja sama industri pariwisata Indonesia dan Korea Selatan.

“Sales mission ini kami lakukan untuk memperkuat kemitraan sekaligus mendorong kunjungan wisatawan berkualitas, terutama yang tertarik pada produk wisata luxury, marine, wellness, dan gastronomi Indonesia,” ujar Ni Made.

Baca Juga :  HARRIS Batam Centre Hadirkan Menu Nusantara Spesial Ramadan 1447 H

Korea Selatan menjadi salah satu pasar prioritas pariwisata Indonesia. Pada 2025, kunjungan wisatawan Korea Selatan mencapai 496.862 orang atau naik 13,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kemenpar menggandeng delapan pelaku industri pariwisata Indonesia untuk mempromosikan destinasi unggulan seperti Bali, Batam, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, Jawa Timur, dan Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, pelaku industri Indonesia bertemu 27 hingga 30 buyer potensial melalui agenda business matching dan tabletop meeting. Pertemuan ini membuka peluang kerja sama pengembangan paket wisata dan pemasaran destinasi Indonesia di pasar Korea Selatan.

Baca Juga :  Pariwisata Indonesia Raih Puluhan Penghargaan Internasional Awal 2026

Indonesia Sales Mission 2026 menghasilkan potensi kunjungan 3.470 wisatawan dengan perkiraan nilai devisa mencapai Rp9,4 miliar.

“Capaian ini menunjukkan tingginya minat pasar Korea Selatan terhadap destinasi dan produk pariwisata Indonesia,” kata Ni Made.

Selain sales mission, Kemenpar juga memperkuat kerja sama dengan Gwangju Metropolitan City Tourism Association (GMCTA) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

Kerja sama tersebut mencakup promosi pariwisata, kegiatan bisnis B2B, seminar, travel mart, serta pertukaran informasi pasar dan industri pariwisata.

Editor: Rega

Berita Terkait

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026
Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026
Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia
Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka
Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu
Penyengat Heritage 2026 Perkuat Wisata Budaya dan Pelestarian Lingkungan
Ansar Dorong Permainan Rakyat Kepri Jadi Daya Tarik Wisata Budaya
Menpar Minta Destinasi Wisata Utamakan Keselamatan Selama Libur Sekolah 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:25 WIB

Radisson Batam Raih Penghargaan Trip.Best Premium Hotel 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:11 WIB

Wisman Capai 6,07 Juta, Pariwisata Indonesia Terus Tumbuh hingga Mei 2026

Senin, 6 Juli 2026 - 00:56 WIB

Ansar Tegaskan Pulau Penyengat Jadi Tonggak Lahirnya Bahasa Indonesia

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:46 WIB

Dragon Boat Race 2026, Dorong Pariwisata dan Ekonomi Kepri Resmi Dibuka

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:01 WIB

Delegasi Sosek Malindo Johor Nilai Pulau Penyengat Punya Potensi Besar Destinasi Budaya Melayu

Berita Terbaru