Indonesia Harus Kuat di Tengah Dunia yang Tidak Ideal

Senin, 2 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres

Presiden Prabowo saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). Foto: Tangkapan Layar Youtube Setpres

Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah meningkatkan kewaspadaan terhadap situasi global, menyusul menguatnya ancaman konflik internasional yang berpotensi memicu Perang Dunia Ketiga.

Prabowo menyampaikan peringatan itu saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).


Presiden menegaskan, kekhawatiran tersebut mengemuka dalam pertemuannya dengan para pemimpin dunia di Eropa dan berbagai forum internasional, termasuk World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss. Menurutnya, hampir semua tokoh dunia menilai eskalasi konflik global semakin berbahaya.

Baca Juga :  Gleneagles Johor Resmikan International Lounge Khusus Pasien Indonesia


“Perang dunia ketiga akan berdampak pada semua negara, terlebih jika melibatkan senjata nuklir,” tegas Prabowo.


Prabowo menegaskan Indonesia tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dan menolak bergabung dengan pakta militer mana pun.
“Seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak,” ujarnya.

Baca Juga :  Panen Raya Karawang, Presiden Apresiasi Jasa Insan Pertanian


Meski nonblok, Presiden menekankan Indonesia harus memperkuat ketahanan nasional. Ia mengingatkan tidak ada jaminan bantuan asing jika Indonesia menghadapi ancaman.
“Kita harus berdiri di atas kaki sendiri,” tegasnya.


Prabowo menegaskan prioritas utama pemerintah adalah melindungi rakyat serta menjaga kedaulatan dan kekayaan alam Indonesia di tengah ketidakpastian global. Sumber InfoPublik

Editor: Diki

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45