OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan OJK bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal menyiapkan langkah konkret. Foto: Istimewa

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan OJK bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal menyiapkan langkah konkret. Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmen memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia sesuai persyaratan Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI).

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar menyatakan OJK bersama Self Regulatory Organization (SRO) pasar modal menyiapkan langkah konkret. Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Januari 2026 memublikasikan data kepemilikan saham secara lebih lengkap, termasuk kepemilikan di atas dan di bawah 5 persen berdasarkan kategori investor. Kebijakan ini meningkatkan kualitas informasi dan memperkuat dasar pengambilan keputusan investor.

OJK juga memenuhi permintaan tambahan MSCI dengan menyediakan informasi kepemilikan saham di bawah 5 persen beserta kategori investor dan struktur kepemilikan sesuai praktik terbaik internasional.

Baca Juga :  Pasar Modal Indonesia Perkuat Integritas, Likuiditas, dan Ekonomi Hijau

“Kami memenuhi seluruh penyesuaian sesuai best practice internasional,” tegas Mahendra.

Selain itu, SRO pasar modal menetapkan ketentuan free float minimum 15 persen. OJK memperketat pengawasan pelaksanaannya dan menyiapkan exit policy bagi emiten yang gagal memenuhi ketentuan dalam batas waktu yang ditetapkan. OJK juga meminta SRO menyampaikan data pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) emiten kepada MSCI.

Mahendra menegaskan OJK mengawal langsung agenda reformasi berkelanjutan ini melalui koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna memperkuat integritas, transparansi, dan kualitas pasar modal Indonesia.

Baca Juga :  OJK Raih Predikat Badan Publik Terbaik Nasional 2025

Ia menilai masukan MSCI menegaskan minat berkelanjutan memasukkan saham Indonesia ke dalam indeks global dan menunjukkan pasar modal Indonesia tetap potensial serta layak investasi. OJK menuntaskan seluruh penyesuaian lanjutan hingga memenuhi ekspektasi MSCI.

Terkait pergerakan IHSG, OJK memantau dinamika pasar secara berkelanjutan dan mengantisipasi risiko domestik maupun global. Bersama BEI, OJK mengoptimalkan instrumen stabilisasi, seperti buyback saham tanpa RUPS, trading halt, dan penyesuaian batas Auto Rejection Bawah (ARB).

Sebagai otoritas pengawas, OJK menjaga kepastian kebijakan dan mengawal konsistensi reformasi agar pasar modal Indonesia tetap kredibel dan kompetitif.

Editor: Diki

Berita Terkait

Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah
Indonesia Dukung Peta Jalan Pariwisata ASEAN 2026–2030
Progres Besar: 16.294 Huntara Kini Masuk Tahap Percepatan Pembangunan
Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik
J&T Express Tembus 30 Miliar Pengiriman Sepanjang 2025
Bank Indonesia Luncurkan LPI 2025, Tekankan Optimisme, Komitmen, dan Sinergi
Registrasi Biometrik Nomor Seluler Diterapkan untuk Tekan Penipuan Online
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Borong Tiga Indonesia Green Awards 2026
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 14:34 WIB

Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:32 WIB

Indonesia Dukung Peta Jalan Pariwisata ASEAN 2026–2030

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:03 WIB

OJK Tegaskan Komitmen Perkuat Transparansi dan Integritas Pasar Modal

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:25 WIB

Progres Besar: 16.294 Huntara Kini Masuk Tahap Percepatan Pembangunan

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:13 WIB

Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik

Berita Terbaru

Batam

Jelang HPN 2026, KJK Gandeng PMI Gelar Donor Darah

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:57 WIB

Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman
 Foto: Istimewa

Nasional

Direktur Utama BEI Mengundurkan Diri Pasca IHSG Melemah

Jumat, 30 Jan 2026 - 14:34 WIB