Ansar Paparkan Strategi Ketahanan Pariwisata Kepri di Tengah Eskalasi Konflik Global

Selasa, 17 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Kadispar Hasan, Kadis Kominfo Hendri Kurniadi, dan Ka Bappeda Aries Fhariandi menyampaikan strategi ketahanan pariwisata Provinsi Kepulauan Riau di tengah eskalasi konflik global, Senin (16/3/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad didampingi Kadispar Hasan, Kadis Kominfo Hendri Kurniadi, dan Ka Bappeda Aries Fhariandi menyampaikan strategi ketahanan pariwisata Provinsi Kepulauan Riau di tengah eskalasi konflik global, Senin (16/3/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Ansar Ahmad membedah strategi ketahanan pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) dalam webinar “Tourism Under Fire”, Senin (16/3/2026). Di forum garapan Ikatan Alumni NHI Bandung dan Kemenpar RI tersebut, Ansar menekankan pentingnya adaptasi sektor wisata menghadapi eskalasi konflik internasional.

Bertempat di Gedung Daerah Tanjungpinang, Ansar menggarisbawahi posisi vital Kepri sebagai “Beranda NKRI”. Wilayah ini berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja, serta memayungi jalur perdagangan Selat Malaka yang dilalui 80 ribu kapal setiap tahunnya.

Baca Juga :  BKMT Kepri: Keluarga Sakinah, Soroti Tantangan Era Globalisasi

Adapun strategis utama yang dilakukan Pemprov Kepri  Antisipasi Geopolitik: Dinamika global memicu travel warning dan fluktuasi biaya transportasi. Ansar meresponsnya dengan strategi adaptif agar persepsi keamanan wisatawan tetap terjaga.

Aksesibilitas Digital: Pemprov Kepri mendorong penggunaan autogate imigrasi dan optimalisasi Visa on Arrival untuk mempercepat arus masuk pelancong. Diversifikasi Produk: Fokus beralih pada penguatan sport tourism dan marine tourism sebagai keunggulan kompetitif wilayah kepulauan. Perluas Pasar: Selain mengejar turis asing, Kepri kini memperkuat basis wisatawan nusantara guna menjaga stabilitas okupansi.

Baca Juga :  Pemko Batam Salurkan Rp4,8 Miliar untuk Korban Bencana Aceh

“Kita harus memperkuat strategi agar pariwisata tetap resilien. Posisi strategis Kepri adalah modal utama yang harus kita proteksi dari dampak dinamika global,” tegas Ansar.

Meski dibayangi tantangan global, Ansar optimistis Kepri mampu melampaui capaian tahun 2025 yang mencatatkan 2.027.037 kunjungan (terbesar ketiga nasional setelah Bali dan Jakarta). Melalui sinergi antar-pemangku kepentingan, ia mematok target 2,7 juta wisatawan mancanegara pada tahun 2026.

Editor: Difky

Berita Terkait

Ansar Salurkan Hibah untuk Lembaga Sosial, Perluas Perlindungan Nelayan hingga Petani
Ansar Ajak Pemuda Kepri Perkuat Patriotisme, Kegigihan, dan Empati
Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Aset Daerah
Pemerintah Kucurkan Rp480 Miliar untuk Penanganan Karhutla di 44 Daerah
Kepri Luncurkan SIMAKDARA, Perkuat Pengawasan Aset dan Keuangan Daerah
Dewi Kumalasari Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak
Perpres Ojol Terbit, Pemerintah Atur Kemitraan hingga Perlindungan Sosial
Wagub Kepri Tinjau Renovasi RSUD RAT, Rp19,98 Miliar Digelontorkan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:02

Ansar Salurkan Hibah untuk Lembaga Sosial, Perluas Perlindungan Nelayan hingga Petani

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:48

Ansar Ajak Pemuda Kepri Perkuat Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:55

Seluruh Fraksi DPRD Kepri Setujui Ranperda Pengelolaan Aset Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:43

Pemerintah Kucurkan Rp480 Miliar untuk Penanganan Karhutla di 44 Daerah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:58

Kepri Luncurkan SIMAKDARA, Perkuat Pengawasan Aset dan Keuangan Daerah

Berita Terbaru