OJK Perkuat BPR/BPRS agar Lebih Tangguh dan Dorong UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) agar menjadi lembaga keuangan yang berintegritas, tangguh, dan mampu memperluas akses pembiayaan bagi UMKM serta masyarakat di daerah.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan industri BPR dan BPRS menghadapi tantangan besar akibat dinamika ekonomi global, perkembangan teknologi keuangan, serta meningkatnya persaingan di segmen kredit mikro dan kecil.

Untuk menjawab tantangan tersebut, OJK menjalankan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR dan BPRS 2024–2027 sebagai tindak lanjut amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Roadmap tersebut berfokus pada empat pilar utama, yakni penguatan struktur dan daya saing, akselerasi digitalisasi, penguatan peran BPR/BPRS di daerah, serta penguatan regulasi dan pengawasan.

“Penguatan struktur dan daya saing akan meningkatkan kemampuan BPR dan BPRS menghadapi gejolak ekonomi sekaligus memperkuat fungsi intermediasi bagi masyarakat dan UMKM,” ujar Dian.

Baca Juga :  KPJ Johor Hadirkan Lounge Eksklusif untuk Pasien Kepri

Hingga Maret 2026, industri BPR dan BPRS mencatat kinerja positif. Total aset tumbuh 3,70 persen secara tahunan menjadi Rp236,69 triliun. Penyaluran kredit dan pembiayaan naik 2,83 persen menjadi Rp176,96 triliun, sementara Dana Pihak Ketiga (DPK) meningkat 3,16 persen menjadi Rp165,49 triliun.

Dari sisi permodalan, industri ini tetap kuat dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR) agregat sebesar 27,20 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator.

Untuk menjaga kualitas aset, BPR dan BPRS terus memperkuat manajemen risiko, tata kelola, serta pengawasan kredit secara berkelanjutan.

Sebagai lembaga keuangan yang dekat dengan masyarakat, BPR dan BPRS terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM. Hingga Maret 2026, porsi kredit dan pembiayaan UMKM mencapai 50,07 persen dari total penyaluran.

OJK mendorong peningkatan pembiayaan melalui kolaborasi dengan lembaga jasa keuangan lain serta program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), termasuk Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) dan Kredit/Pembiayaan Sektor Pertanian (K/PSP).

Baca Juga :  ETF Emas Segera Meluncur, BEI Siapkan Instrumen Investasi Berbasis Emas

OJK juga mempercepat penguatan industri melalui kebijakan pemenuhan modal inti minimum dan konsolidasi BPR/BPRS.

Hingga April 2026, OJK telah menyetujui konsolidasi 57 BPR dan BPRS menjadi 18 entitas. Sementara itu, lebih dari 200 BPR dan BPRS masih menjalani proses penggabungan atau peleburan.

Mayoritas BPR dan BPRS juga telah memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp6 miliar. Bagi yang belum memenuhi, OJK mendorong penambahan modal dan aksi konsolidasi.

Selain itu, OJK terus memperkuat sinergi antara BPR/BPRS dan Bank Pembangunan Daerah (BPD), khususnya untuk meningkatkan pembiayaan sektor mikro, memperbaiki tata kelola, dan memperkuat ekonomi daerah.

Melalui berbagai langkah strategis tersebut, OJK optimistis industri BPR dan BPRS akan semakin kuat, kompetitif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Editor: Yuli

Berita Terkait

ARTOTEL Batam Hadirkan “The Late Shift”, Kuliner Malam
Pertamina Gembleng UMKM Binaan, Siapkan Produk Lokal Tembus Pasar Global
ETF Emas Segera Meluncur, BEI Siapkan Instrumen Investasi Berbasis Emas
J&T Express Perluas Layanan Internasional ke 60 Negara, Dukung UMKM Tembus Pasar Global
Wyndham Panbil Batam Resmikan Garden Bar dan SA HANG Restaurant, Perkuat Destinasi Kuliner di Batam
Bank Danus Raih Bintang 5, Winoto Masuk Top 10 CEO BPR 2026
BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen
Sustainability Report 2025: TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 02:16 WIB

ARTOTEL Batam Hadirkan “The Late Shift”, Kuliner Malam

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:23 WIB

Pertamina Gembleng UMKM Binaan, Siapkan Produk Lokal Tembus Pasar Global

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:33 WIB

ETF Emas Segera Meluncur, BEI Siapkan Instrumen Investasi Berbasis Emas

Rabu, 1 Juli 2026 - 00:46 WIB

J&T Express Perluas Layanan Internasional ke 60 Negara, Dukung UMKM Tembus Pasar Global

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:56 WIB

Wyndham Panbil Batam Resmikan Garden Bar dan SA HANG Restaurant, Perkuat Destinasi Kuliner di Batam

Berita Terbaru