Meutya Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat

Sabtu, 13 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat kegiatan “Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital” di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (13/6/2026). Foto: Amiriyandi InfoPublik

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid saat kegiatan “Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital” di Medan, Sumatra Utara, Sabtu (13/6/2026). Foto: Amiriyandi InfoPublik

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak generasi muda menjadi duta internet sehat untuk membantu menciptakan ruang digital yang aman, beretika, dan bertanggung jawab. Ajakan itu disampaikan saat kegiatan Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital di Medan, Sabtu (13/6/2026).

Meutya menegaskan pemerintah terus memperkuat regulasi dan pengawasan ruang digital. Namun, pengawasan tersebut memiliki batas karena harus tetap menghormati privasi pengguna internet.

Karena itu, ia meminta mahasiswa dan generasi muda mengambil peran aktif dalam membangun ekosistem digital yang lebih sehat.

“Jadi kita mohon dibantu, bagaimana adik-adik menjadi duta-duta untuk internet yang lebih baik, internet yang lebih sehat,” kata Meutya.

Menurutnya, tantangan di ruang digital saat ini tidak hanya kejahatan siber, tetapi juga menurunnya etika bermedia sosial. Ia menilai konten berisi hujatan, kebencian, fitnah, dan informasi bohong masih mendominasi dibandingkan konten yang bermanfaat.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Sumbagut Jaga Pasokan Energi Sektor Strategis Pasca Idulfitri

Meutya mengingatkan bahwa internet memiliki dua sisi. Di satu sisi memberikan manfaat besar, namun di sisi lain dapat memicu dampak negatif karena algoritma platform digital cenderung mendorong konten kontroversial yang mudah menarik perhatian publik.

Ia meminta generasi muda memahami risiko tersebut agar budaya gotong royong dan nilai-nilai positif tidak terkikis oleh penggunaan teknologi yang tidak bijak.

Dalam kesempatan itu, Meutya juga meluruskan informasi yang beredar terkait gangguan layanan Instagram pada Jumat (12/6/2026) malam. Ia menegaskan gangguan tersebut terjadi secara global dan bukan akibat tindakan pemerintah Indonesia.

Menurutnya, sejumlah pihak sengaja memanfaatkan situasi tersebut untuk menyebarkan narasi menyesatkan dan membangun opini yang keliru di masyarakat.

Meutya menjelaskan gangguan layanan Instagram juga terjadi di sejumlah negara di kawasan Eropa, Amerika Serikat, dan ASEAN.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang sengaja dirancang untuk memancing emosi atau menebar kebencian, termasuk isu yang menyebut media massa tidak memberitakan aksi mahasiswa.

Baca Juga :  Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun

Ia menegaskan banyak jurnalis tetap menjalankan tugas peliputan secara profesional dan hasilnya dipublikasikan tanpa pembatasan.

Meutya juga menyoroti meningkatnya ancaman hoaks seiring perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI. Menurutnya, teknologi tersebut membuat masyarakat semakin sulit membedakan informasi asli dan palsu.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat selalu memverifikasi informasi dari berbagai sumber sebelum mempercayai atau membagikannya di media sosial.

“Kalau terlalu memancing emosi, ini salah satu karakter hoaks. Tenangkan diri dulu, cari sumber-sumber lainnya,” ujarnya.

Meutya menegaskan hoaks yang terus dibiarkan berkembang dapat merusak persatuan dan memicu perpecahan di tengah masyarakat. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri melakukan cek silang informasi sebelum mengambil kesimpulan atau menyebarkannya kepada orang lain. Sumber Infopublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Dorong Pemulihan Pasc erupsi Gunung Sinabung
Pertamina Patra Niaga Cetak Rekor MURI Memasak 8.100 Porsi dengan Bright Gas
Pertamina Hadirkan Promo Bright Gas Semarak Merdeka, Diskon hingga Rp8.100
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Hadiah Kemerdekaan di 24 SPBU
Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Aman, Komisaris dan Direksi Sidak Lima SPBU di Sumut
Pertamina Patra Niaga Perkuat Edukasi Lingkungan bagi Siswa Pesisir Medan
Distribusi BBM di Sumatera Utara Semakin Membaik, Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Aman untuk Masyarakat
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam di Sumut

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:58

Pertamina Patra Niaga Dorong Pemulihan Pasc erupsi Gunung Sinabung

Minggu, 6 September 2026 - 20:36

Pertamina Patra Niaga Cetak Rekor MURI Memasak 8.100 Porsi dengan Bright Gas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:28

Pertamina Hadirkan Promo Bright Gas Semarak Merdeka, Diskon hingga Rp8.100

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:28

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Hadirkan Hadiah Kemerdekaan di 24 SPBU

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 00:46

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan BBM Aman, Komisaris dan Direksi Sidak Lima SPBU di Sumut

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06