Kantor Perwakilan I Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menggandeng jurnalis Kepulauan Riau untuk memperluas edukasi penjaminan simpanan dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan. LPS menggelar silaturahmi perdana bersama puluhan jurnalis di Batam, Senin (29/6/2026).
Kepala Kantor Perwakilan I LPS, Jimmy Ardianto, menegaskan media berperan penting menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat. Karena itu, LPS ingin membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan insan pers di Kepulauan Riau.
“Kami ingin memperkuat sinergi dengan media agar masyarakat semakin memahami peran dan fungsi LPS,” kata Jimmy.
LPS juga memaparkan perluasan tugas setelah terbit Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Selain menjamin simpanan di bank, LPS kini melindungi dana nasabah perusahaan asuransi dan asuransi syariah.
Di Kepulauan Riau, LPS menjamin 99,89 persen rekening bank umum atau sekitar 4,58 juta rekening. Untuk BPR dan BPRS, cakupan penjaminan mencapai 99,79 persen atau 196.182 rekening. Angka tersebut sejalan dengan tingkat perlindungan simpanan secara nasional yang berada di atas 99 persen.
Sejak 2005 hingga 31 Mei 2026, LPS menyelamatkan dua bank dan melikuidasi 154 bank. Dalam periode yang sama, LPS membayar klaim penjaminan simpanan sebesar Rp3,37 triliun kepada 522.522 rekening dengan total Simpanan Layak Bayar mencapai Rp4,93 triliun.
Di Pulau Sumatera, LPS menangani 38 BPR/BPRS yang dicabut izin usahanya. LPS menetapkan 148.527 rekening senilai Rp842,47 miliar sebagai Simpanan Layak Bayar dan telah merealisasikan pembayaran klaim Rp698,71 miliar. Sementara itu, 4.244 rekening senilai Rp40,51 miliar masuk kategori Simpanan Tidak Layak Bayar.
LPS juga memangkas waktu pembayaran klaim. Kini, nasabah BPR/BPRS dapat menerima pembayaran mulai lima hari kerja setelah izin usaha bank dicabut.
Kantor Perwakilan I LPS yang berkedudukan di Medan membawahi seluruh wilayah Sumatera. Hingga triwulan I 2026, kantor tersebut telah menjalankan 349 kegiatan yang mencakup edukasi keuangan, penguatan kemitraan, hubungan kelembagaan, program CSR, dan dukungan resolusi perbankan di daerah.
Editor: Rega






