Pemko Batam dan DPRD Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Arahkan APBD 2027 untuk Perkuat Ekonomi

Kamis, 9 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Batam dan DPRD menyepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 menjadi Perda dalam rapat paripurna, Rabu (8/7/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam dan DPRD menyepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 menjadi Perda dalam rapat paripurna, Rabu (8/7/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota Batam dan DPRD menyepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 menjadi Perda dalam rapat paripurna, Rabu (8/7/2026). Pada kesempatan itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyerahkan Rancangan KUA-PPAS 2027.

Pemko Batam langsung menyiapkan langkah perbaikan. Pemerintah membentuk tim khusus untuk menuntaskan piutang PBB-P2 senilai Rp592,77 miliar melalui verifikasi dan validasi data.

Pemko juga menata aset daerah, memperluas kerja sama pemanfaatan aset, serta melibatkan RT dan RW mendata kendaraan yang menunggak pajak.

Baca Juga :  Amsakar Sambut Panglima TNI di Batam, Dukung Penguatan Keamanan Kepri

Untuk mendongkrak PAD, Pemko memperluas pembayaran retribusi melalui QRIS, virtual account, dan dompet digital. Pemerintah juga mengkaji integrasi retribusi sampah dengan tagihan air SPAM Batam.

Pemko turut membenahi sektor parkir dengan memverifikasi titik parkir, meningkatkan kompetensi petugas, dan memperketat pengawasan juru parkir.

Amsakar menyebut SiLPA 2025 terjadi karena realisasi pendapatan mencapai 96,48 persen, sedangkan belanja 90,44 persen.

Baca Juga :  Evaluasi MBG, Pemko Batam Tuntut Program Tepat Sasaran

“Selisih tersebut berasal dari efisiensi anggaran, sisa tender, serta pekerjaan fisik di wilayah hinterland yang terkendala cuaca, transportasi, administrasi, dan pembebasan lahan,” katanya.

Untuk 2027, Pemko menargetkan pertumbuhan ekonomi 6,7-7,7 persen. Pendapatan daerah diproyeksikan Rp4,548 triliun, sedangkan belanja daerah Rp4,648 triliun.

Amsakar menegaskan APBD 2027 akan difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, pembangunan infrastruktur, pemerataan layanan pendidikan dan kesehatan, serta percepatan konektivitas.

Editor: Difky

Berita Terkait

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Potensi Ekonomi
Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 21:15

Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Kamis, 10 September 2026 - 21:00

Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45