Tujuh dojo ikut ambil bagian, yakni Dojo Kenacha, Dojo Kenzo, Dojo Bhatara Sakti, Dojo Yonif TP 849/Beladau Sakti, Dojo IJI Batam, MMA Tanjungpinang, dan PUMMA Karimun.
Ketua Panitia Spider Challenge 2026, Habibi, mengatakan kehadiran seluruh dojo mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun prestasi jujitsu di Kepulauan Riau.
Menurutnya, Spider Challenge bukan sekadar memperebutkan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana meningkatkan teknik, mental bertanding, serta mempererat persaudaraan antaratlet dan antardojo.
“Kami berharap seluruh atlet memanfaatkan kesempatan ini untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta meningkatkan kualitas teknik dan mental,” kata Habibi.
Ketua Umum Pengurus Jujitsu Kepulauan Riau, Rozi Juhendra, menegaskan Spider Challenge menjadi bagian dari komitmen pengurus dalam memperkuat pembinaan atlet sejak usia dini hingga level prestasi.
Menurutnya, kompetisi antardojo menjadi sarana penting untuk mengukur perkembangan atlet, menambah jam terbang bertanding, sekaligus menjaring bibit-bibit baru menghadapi Porprov dan kejuaraan nasional.
“Kami ingin kejuaraan ini menjadi pembinaan berkelanjutan. Dari sini kami bisa melihat perkembangan atlet, menemukan talenta baru, dan mempersiapkan mereka menghadapi Porprov hingga kejuaraan nasional. Kami juga berharap dukungan pemerintah daerah,” ujarnya.
Rozi juga mengapresiasi dukungan seluruh dojo, pelatih, atlet, dan orang tua. Menurutnya, kolaborasi semua pihak menjadi kunci lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau.
Ketua KONI Kepulauan Riau, Usep RS, membuka secara resmi Spider Challenge 2026. Ia mengapresiasi konsistensi Pengurus Provinsi Jujitsu Kepri menggelar kejuaraan sebagai wadah pembinaan atlet.
Usep menilai kompetisi seperti Spider Challenge berperan penting dalam menjaring atlet potensial menuju Porprov Kepri hingga Pekan Olahraga Nasional (PON). Ia juga menyebut jujitsu telah memberikan kontribusi positif bagi prestasi olahraga Kepri, termasuk menyumbang medali pada PON Aceh-Sumatera Utara.
“Semoga Jujitsu Kepri terus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kepulauan Riau di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Editor: Difky








