Amsakar Beberkan Strategi Perkuat Fiskal Batam Lewat Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 27 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Rembug Fiskal Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Harris Hotel & Suites Nagoya Batam, Kamis (27/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Seminar Rembug Fiskal Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Harris Hotel & Suites Nagoya Batam, Kamis (27/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan strategi memperkuat kapasitas fiskal daerah melalui pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), dan sinergi pembangunan.

Amsakar menyampaikan hal itu dalam Seminar Rembug Fiskal Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Harris Hotel & Suites Nagoya Batam, Kamis (27/8/2026).

Forum tersebut mempertemukan sekitar 24 wali kota anggota APEKSI Komwil I Sumatera untuk membahas tantangan pembiayaan pembangunan dan pelayanan publik.

Amsakar menegaskan, kekuatan fiskal tidak hanya ditentukan besarnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, pemerintah harus memastikan kemampuan keuangan daerah mampu membiayai kebutuhan masyarakat dan pembangunan.

“Fiskal daerah itu harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, baik infrastruktur, pendidikan, kesehatan, persampahan maupun persoalan banjir,” ujar Amsakar.

Ia menyebut ekonomi Batam memiliki fondasi kuat. Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen pada 2025 dengan PDRB sekitar Rp253,64 triliun. Industri pengolahan masih menjadi sektor utama dengan kontribusi sekitar 57 persen.

Kinerja investasi juga terus tumbuh. Berdasarkan pendekatan bottom-up BP Batam, investasi sepanjang 2025 mencapai Rp69,3 triliun. Hingga semester I 2026, realisasinya sudah mencapai Rp38,97 triliun.

Pertumbuhan tersebut ikut mendorong indikator pembangunan. IPM Batam pada 2025 mencapai 83,80, sementara angka kemiskinan turun menjadi 3,81 persen.

Baca Juga :  Amsakar Dorong Guru Al-Qur’an Adaptif dan Kreatif Hadapi Perkembangan Zaman

Namun, Batam masih menghadapi persoalan ketenagakerjaan. Tingkat pengangguran terbuka tercatat 7,57 persen.

Amsakar menilai tingginya arus migrasi menjadi salah satu faktor. Sebagian pencari kerja belum memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kita perlu memastikan pertumbuhan industri diikuti kesiapan tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia usaha,” katanya.

Pemerintah juga terus memperkuat PAD. Realisasi PAD Batam meningkat dari sekitar Rp975 miliar pada 2020 menjadi Rp2,253 triliun pada 2025. Angka itu tumbuh sekitar 131 persen.

Kontribusi PAD terhadap total pendapatan daerah mencapai 54,36 persen pada 2025. Hingga Juli 2026, realisasi PAD sudah mencapai sekitar Rp1,482 triliun.

Amsakar menilai peningkatan tersebut menunjukkan hubungan langsung antara aktivitas ekonomi dan kekuatan fiskal daerah. Semakin tinggi aktivitas ekonomi, semakin besar potensi penerimaan yang bisa digunakan untuk membiayai pembangunan.

Amsakar juga mendorong integrasi kebijakan antara Pemko Batam dan BP Batam. Ia menilai perbedaan kewenangan tidak boleh menghambat pembangunan.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita melakukan integrasi kebijakan dan pembiayaan. Mana yang harus dilakukan pemerintah kota dan mana yang lebih tepat dilakukan BP Batam,” ujarnya.

Baca Juga :  Menelusuri Jejak Sejarah Batam di Museum Raja Ali Haji

Integrasi perencanaan, kata dia, dapat mencegah tumpang tindih program dan meningkatkan efektivitas penggunaan sumber daya.

Pemko Batam juga mempercepat pelayanan investasi melalui penyederhanaan regulasi dan perizinan.

“Yang kita dorong adalah bagaimana proses investasi di Batam bisa lebih cepat, sederhana, dan memberikan kepastian bagi para pelaku usaha,” kata Amsakar.

Selain industri, perdagangan, pelabuhan, dan galangan kapal, Batam mulai mengembangkan sektor bernilai tambah seperti pusat data atau data center.

Pemerintah mengarahkan pertumbuhan ekonomi dan penguatan fiskal untuk memperluas manfaat pembangunan.

Sejumlah program telah berjalan, antara lain penyediaan 105.670 set seragam gratis bagi siswa SD dan SMP, perluasan UHC hingga 98 persen, bantuan tunai bagi 4.000 lansia, serta peningkatan kompetensi 4.433 tenaga kerja melalui 108 jenis pelatihan.

Pemko Batam juga menormalisasi drainase sepanjang 33 kilometer untuk mengurangi persoalan banjir.

Amsakar menegaskan, keberhasilan fiskal tidak cukup dilihat dari tingginya PAD atau pertumbuhan ekonomi. Pemerintah harus memastikan hasilnya dirasakan langsung masyarakat.

“Kami berharap, forum APEKSI dapat menghasilkan gagasan yang tidak berhenti pada diskusi, tetapi diterjemahkan menjadi kebijakan konkret di masing-masing daerah,” katanya.

Editor: Bibah

Berita Terkait

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang
BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November
LPTQ Batam Bidik 10 Besar Nasional pada MTQH 2027
Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:26

Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:18

Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:19

BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19