Wali Kota Batam Amsakar Achmad meminta masyarakat memperkuat kebersamaan dan sinergi untuk menjaga persatuan sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Amsakar menyampaikan pesan itu saat menghadiri Fun Bike dan Senam Sehat Kecamatan Sungai Beduk di Lapangan Bola Usman Harun, Kecamatan Sungai Beduk, Minggu (20/9/2026).
Menurut Amsakar, semangat kemerdekaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Masyarakat harus menerapkannya melalui sikap saling menghargai, menjaga persatuan, dan membangun lingkungan yang harmonis.
“Ayo kita jadikan momentum memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke-81 ini sebagai media bagi kita untuk saling memperkuat, saling mendukung, dan saling bersinergi satu sama lainnya,” ujar Amsakar.
Amsakar juga mengajak masyarakat menjaga suasana yang kondusif dengan mengurangi narasi kontraproduktif yang dapat merusak hubungan antarsesama.
Ia mendorong warga memperbanyak energi positif dan membangun kepercayaan di tengah masyarakat.
“Tumbuhkan spirit kebangsaan, semangat untuk mengabdi pada negara ini dengan cara mengurangi narasi-narasi yang kontraproduktif, yang membuat hubungan sesama anak bangsa rusak, yang senantiasa menumbuhkan rasa saling tidak percaya di antara satu sama lainnya,” katanya.
Ia menegaskan, pembangunan Batam membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Bahkan, dukungan moral sekalipun tetap menjadi bagian dari kontribusi untuk daerah dan bangsa.
“Kalau tak dapat berbuat, setidak-tidaknya memberikan semangat. Itu menurut saya cara yang paling minimal bagi kita untuk berkontribusi untuk negeri yang kita cintai ini,” ujarnya.
Di sisi pembangunan, Amsakar menyebut Pemko Batam bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra terus menangani berbagai persoalan masyarakat.
Pemerintah juga mempercepat pembangunan infrastruktur untuk memperkuat konektivitas, mobilitas warga, dan pertumbuhan ekonomi.
Di Sungai Beduk, salah satu proyek yang didorong ialah Jalan Lingkar Selatan yang menghubungkan Sungai Beduk dengan Nongsa sepanjang 9,94 kilometer.
“Percepatan pembangunan jalan lingkar yang menghubungkan Kecamatan Sungai Beduk dengan Kecamatan Nongsa dengan panjang jalan sebesar 9,94 kilometer,” ujarnya.
Amsakar mengatakan, jalan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Batam.
Namun, ia mengakui pemerintah masih menghadapi sejumlah persoalan, termasuk penyediaan air dan pengelolaan sampah.
Karena itu, Amsakar meminta masyarakat ikut mendukung program pemerintah.
“Saya butuh kerja sama kita semua, bahu-membahu. Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Ikhtiar yang kita lakukan harus didukung dengan kebersamaan seluruh masyarakat,” katanya.
Amsakar berharap semangat gotong royong dan kolaborasi terus tumbuh. Ia menilai dukungan masyarakat akan memperkuat berbagai upaya pemerintah dalam mendorong kemajuan Batam.
“Mari kita terus menjaga kebersamaan, memperkuat sinergi, dan memberikan kontribusi terbaik sesuai dengan kemampuan kita masing-masing. Dengan cara itu, kita bersama-sama mewujudkan Batam yang semakin hebat dan dahsyat,” tutupnya.
Editor: Difky







