Penyelundupan129, 965 Ribu Benih Lobster Digagalkan

Rabu, 17 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Bea Cukai Kepri menggagalkan aksi penyelundupan hampir 129,965 ribu benih lobster yang hendak dibawa keluar Indonesia, Selasa (16/12/2025). Foto: Bea Cukai Kepri

Tim Bea Cukai Kepri menggagalkan aksi penyelundupan hampir 129,965 ribu benih lobster yang hendak dibawa keluar Indonesia, Selasa (16/12/2025). Foto: Bea Cukai Kepri

Tim Bea Cukai Kepri menggagalkan aksi penyelundupan hampir 130 ribu benih lobster yang hendak dibawa keluar Indonesia. Ratusan ribu benih itu memiliki nilai fantastis Rp12,99 miliar.

Intelijen Ungkap Rencana Ilegal
Kepala Kanwil DJBC Kepri, Adhang Noegroho Adhi, mengungkapkan petugas mendapat informasi adanya High Speed Craft (HSC) yang akan melakukan penyelundupan dengan modus Ship to Ship (STS) ke luar perairan Indonesia.

“Kami langsung bergerak cepat,” kata Adhang.

Baca Juga :  Disdukcapil Batam Perluas Layanan Jemput Bola Lewat Program KETAPEL

 

Pada 15 Desember 2025, patroli laut mendeteksi HSC mencurigakan di Perairan Pulau Blading, bergerak menuju perairan Malaysia. Tim langsung mengejar, memaksa kapal tersebut mengandaskan diri, sementara para pelaku melarikan diri.

Pemeriksaan kapal mengungkap 26 kotak benih lobster siap diselundupkan. Semua benih kemudian dibudidayakan dan dilepasliarkan kembali ke laut di Perairan Pulau Galang Baru, Batam, bekerja sama dengan Balai Karantina, PSDKP, dan KPKNL Batam.

Penyelundupan benih lobster melanggar UU Kepabeanan, UU Perikanan, dan UU Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, dengan ancaman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah.

Baca Juga :  Update Cuaca Hujan di Kepri Masih Berlangsung

Adhang menegaskan, penindakan ini menunjukkan ketegasan Bea Cukai dalam menjaga sumber daya laut. Sepanjang 2025, Kanwil Kepri dua kali menggagalkan penyelundupan benih lobster. Ke depan, Bea Cukai akan memperkuat patroli dan kolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui program ASTA CITA.

 

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya
Transnusa Buka Rute Bali-Phuket, Penerbangan Jadi Harian Mulai Oktober

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 21:15

Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45