Biznet memperkuat infrastruktur digital Indonesia pada usia ke-26 tahun. Perusahaan ini mengembangkan pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI), memperluas jaringan fiber optik bawah laut, dan meningkatkan layanan internet bagi pelanggan.
Salah satu langkahnya ialah menghadirkan Biznet AI Center di Bali. Fasilitas ini menjadi pusat data AI-Ready pertama milik Biznet untuk mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas besar dan pengembangan teknologi AI.
President Director Biznet, Adi Kusma, mengatakan perkembangan teknologi meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur digital.
“Kebutuhan digital tidak terbatas pada konektivitas semata, tetapi juga kapasitas besar untuk mendukung komputasi, pengolahan data, dan implementasi AI,” kata Adi.
Biznet melengkapi AI Center dengan kapasitas daya besar, teknologi liquid cooling, konektivitas andal, dan laboratorium pengembangan AI.
Perusahaan juga memperluas konektivitas antarpulau melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS). Biznet telah membangun dan mengoperasikan jaringan kabel fiber optik bawah laut ini sejak 2024.
Selanjutnya, Biznet menyiapkan BNCS-2 yang menghubungkan Surabaya, Banjarmasin, Sumenep, dan Buleleng. Jaringan ini ditargetkan meningkatkan kecepatan dan kualitas internet di wilayah tersebut.
“Jaringan yang kami bangun diharapkan meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus membuka lebih banyak peluang di era digital,” ujar Adi.
Vice President Biznet, I Gede Novrada Budiarta, mengatakan perusahaan juga memprioritaskan pengembangan jaringan di Kepulauan Riau.
Saat ini, Biznet menjangkau lebih dari 3 juta homepass di Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Perusahaan juga mengoperasikan lebih dari 300 kantor cabang di Indonesia.
Gede menyampaikan hal tersebut bersama Andrew, Regional Manager Biznet di Batam, Kamis (8/10/2026).
Biznet turut menyediakan internet gratis bagi lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar Biznet MarinePOP di Jembrana, Serang, Karawang, dan Gresik.
Dede, sapaan akrab I Gede Novrada Budiarta, mengatakan program tersebut bertujuan memperluas akses digital masyarakat.
“Konektivitas bukan hanya tentang menyediakan akses internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, mendapatkan informasi, dan berkembang,” ujarnya.
Biznet juga mengembangkan MyBiznet App dengan teknologi AI. Aplikasi ini membantu pelanggan mengelola layanan, memperoleh informasi, dan mendapatkan dukungan dengan lebih cepat.
Dalam perayaan 26 tahun, Biznet menghadirkan program Biznet Prize Vaganza bagi pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet.
Khusus Oktober 2026, Biznet meningkatkan bandwidth pelanggan Biznet Home menjadi 100 Mbps selama satu bulan tanpa biaya tambahan.
Dede menegaskan, Biznet akan terus berinvestasi pada infrastruktur dan teknologi untuk memperluas konektivitas digital Indonesia.
“Selama 26 tahun bukan hanya tentang seberapa jauh kami melayani masyarakat, tetapi juga tentang apa yang dapat kami berikan ke depannya,” tutupnya.
Editor: Yuli







