PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) mengangkat Thomas Hundt sebagai komisaris baru menggantikan Vivek Sood. Keputusan tersebut disetujui pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 12 Oktober 2026.
RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Vivek Sood yang berlaku sejak rapat ditutup. Perseroan mengapresiasi kinerja dan kontribusinya selama menjabat sebagai komisaris.
Perubahan ini menjadi bagian dari upaya XLSMART memperkuat tata kelola perusahaan dan fungsi pengawasan. Pengalaman Thomas di industri telekomunikasi, teknologi, strategi bisnis, dan transformasi jaringan diharapkan mendukung pelaksanaan strategi serta pertumbuhan jangka panjang perusahaan.
Thomas Hundt, 49, merupakan warga negara Jerman yang memiliki pengalaman luas di sektor telekomunikasi dan teknologi. Ia menjabat sebagai Group Chief Business & Technology Officer Axiata Group sejak April 2025. Sebelumnya, ia menduduki posisi Group Chief Strategy & Technology Officer sejak Oktober 2021.
Dalam kedua peran tersebut, Thomas memperkuat penyelarasan strategi bisnis dan teknologi di lingkungan Axiata Group. Ia juga mendukung peningkatan kinerja operasional, pengembangan teknologi, dan kesiapan jangka panjang perusahaan-perusahaan di bawah grup tersebut.
Sebelum bergabung di tingkat grup, Thomas menjadi CEO pendiri Smart Axiata di Kamboja sejak pertengahan 2008. Selama sekitar 14 tahun memimpin perusahaan itu, ia mengembangkan Smart dari perusahaan rintisan (greenfield) hingga menjadi pemimpin pasar.
Thomas juga memimpin sejumlah langkah konsolidasi industri, termasuk akuisisi Star-Cell pada 2011 dan merger dengan Hello Axiata pada 2013.
Kariernya turut mencakup sejumlah posisi kepemimpinan senior di Siemens AG dan Nokia Siemens Networks. Ia berpengalaman dalam pengelolaan infrastruktur komunikasi, operasi jaringan, dan transformasi berskala besar. Thomas juga pernah menjadi anggota Dewan Pengawas Azerfon di Azerbaijan.
Selain menerima pengunduran diri Vivek Sood, RUPSLB menyetujui pemberian pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) atas tindakan Sood sebagai komisaris selama periode 1 Januari hingga 12 Oktober 2026.
Persetujuan tersebut berlaku sepanjang tindakan yang bersangkutan tercatat dalam pembukuan perseroan, termasuk laporan keuangan tahun buku 2026 yang akan dimintakan persetujuan dalam RUPS Tahunan, serta bukan merupakan tindakan kriminal.
RUPSLB juga menetapkan masa jabatan Thomas Hundt sejak rapat ditutup pada 12 Oktober 2026 hingga berakhirnya masa jabatan Dewan Komisaris pada penutupan RUPS Tahunan tahun buku 2029.
Keputusan tersebut mengikuti Anggaran Dasar Perseroan dan ketentuan yang berlaku bagi direksi serta dewan komisaris emiten atau perusahaan publik.
Setelah keputusan RUPSLB, susunan Dewan Komisaris XLSMART per 12 Oktober 2026 adalah sebagai berikut:
- Presiden Komisaris: Arsjad Rasjid
- Komisaris: Nik Rizal Kamil
- Komisaris: Lay Krisnan Cahya
- Komisaris: Thomas Hundt
- Komisaris: Sean Quek
- Komisaris: David R. Dean
- Komisaris Independen: Retno Marsudi
- Komisaris Independen: Robert Pakpahan
- Komisaris Independen: Willem Lucas Timmermans
RUPSLB juga memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan, dengan hak substitusi, untuk menjalankan seluruh keputusan rapat. Kuasa tersebut mencakup pengurusan dokumen dan akta serta koordinasi dengan notaris maupun otoritas pemerintah yang berwenang.
Melalui perubahan ini, XLSMART berupaya menjaga efektivitas pengawasan dan penerapan tata kelola perusahaan. Perseroan menargetkan kesinambungan pengelolaan bisnis sekaligus penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.
Editor: Difky







