Ekonomi Kepri Tumbuh 7,48 Persen, Tertinggi di Sumatera

Kamis, 1 Januari 2026 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, P, saat Bincang Bareng Media rilis akhir tahun 2025, di Batam, Selasa (30/12/2025).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto, P, saat Bincang Bareng Media rilis akhir tahun 2025, di Batam, Selasa (30/12/2025).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau, Rony Widijarto P, menyatakan perekonomian Kepulauan Riau (Kepri) tumbuh kuat sepanjang 2025. Pada triwulan III 2025, ekonomi Kepri mencatat pertumbuhan 7,48 persen (year on year) dan melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen.

Rony Widijarto menegaskan capaian tersebut menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Ia menyebut akselerasi pertumbuhan terjadi dibandingkan triwulan sebelumnya.

Ia menjelaskan sektor industri pengolahan, pertambangan, konstruksi, dan perdagangan menopang pertumbuhan ekonomi Kepri. Dari sisi pengeluaran, investasi, net ekspor, dan konsumsi rumah tangga mendorong kinerja ekonomi daerah.

Rony juga menyampaikan inflasi Kepri tetap terkendali. Pada November 2025, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kepri mencatat inflasi 0,23 persen (month to month) atau 2,31 persen (year to date). Secara tahunan, inflasi berada di level 3,00 persen (year on year).

Baca Juga :  Libur Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Batam Penuh

Menurut Rony, Bank Indonesia bersama pemerintah daerah menjalankan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) secara konsisten melalui strategi 4K, yakni keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, ketersediaan pasokan, dan komunikasi yang efektif.

Di sektor keuangan, Rony menyatakan perbankan di Kepri terus menyalurkan fungsi intermediasi. Bank mencatat pertumbuhan kredit, aset, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan rasio Non-Performing Loan (NPL) yang tetap rendah, sehingga menjaga stabilitas sistem keuangan daerah.

Baca Juga :  Luncurkan Kurikulum Lalu Lintas untuk Anak Sejak Dini

Ia menambahkan indikator kesejahteraan masyarakat menunjukkan perbaikan. Tingkat kemiskinan menurun dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat. Namun, Bank Indonesia masih mencermati kenaikan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan rasio gini.

Bank Indonesia Kepri juga memperkuat sistem pembayaran tunai dan digital. Pada periode Natal dan Tahun Baru 2025, BI Kepri menyediakan Uang Layak Edar (ULE) melalui kegiatan SERUNAI 2025 dengan nilai penukaran mencapai Rp2,01 miliar.

Selain itu, BI Kepri mendorong perluasan penggunaan QRIS. Peningkatan jumlah pengguna, merchant, serta volume dan nilai transaksi termasuk QRIS cross-border mendukung kemudahan transaksi dan memperkuat sektor pariwisata.

Editor: Rega

 

Berita Terkait

Tiga Mantan Pejabat BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan
BPH Migas Ajak Masyarakat Laporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam
Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam
Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA
Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:04 WIB

Tiga Mantan Pejabat BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:52 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan

Senin, 1 Juni 2026 - 03:42 WIB

BPH Migas Ajak Masyarakat Laporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:39 WIB

Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:31 WIB

Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam

Berita Terbaru