Gleneagles Johor Hadirkan Layanan Kesehatan Masa Depan

Minggu, 21 Desember 2025 - 07:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gleneagles Hospital menjadi rumah sakit rujukan utama bagi pasien dari Batam dan Kepulauan Riau (Kepri). Foto: Istimewa

Gleneagles Hospital menjadi rumah sakit rujukan utama bagi pasien dari Batam dan Kepulauan Riau (Kepri). Foto: Istimewa

Malaysia terus menjadi destinasi unggulan medical tourism di Asia Tenggara. Fasilitas modern, tenaga medis berpengalaman, dan akses layanan nyaman membuat pasien internasional, termasuk dari Indonesia, semakin memilih Malaysia.

Di Johor, Gleneagles Hospital menjadi rumah sakit rujukan utama bagi pasien dari Batam dan Kepulauan Riau. Rumah sakit ini melayani pemeriksaan rutin hingga perawatan lanjutan dengan teknologi canggih seperti digital PET scan, radioterapi modern, dan bedah minimal invasif berbantuan robotik.

Baca Juga :  UMP Kepri 2026 Menunggu PP Baru

IHH Healthcare, grup rumah sakit terbesar di Malaysia yang menaungi Gleneagles Johor, menerapkan Value-Driven Outcomes (VDO). Pendekatan ini menekankan kualitas perawatan, pemulihan cepat, dan efisiensi biaya tanpa mengurangi keselamatan pasien.

Menteri Kesehatan Malaysia, Dr. Dzulkefly Ahmad, menekankan pentingnya kolaborasi publik-swasta untuk layanan terjangkau dan preventif. CEO IHH Healthcare, Dr. Kamal Amzan, menambahkan bahwa perusahaan berkomitmen mendukung sistem kesehatan publik sekaligus menghadirkan layanan inovatif dan efisien.

Baca Juga :  Dari Barcelona ke Indonesia: Indosat Hadirkan 5G Berbasis AI

Deputy CEO Gleneagles Johor, Sipika Singh, menyebutkan pasien dapat menjalani screening, diagnosis, dan pengobatan dalam satu jalur layanan yang konsisten, didukung standar klinis dan teknologi modern.

Dengan pengalaman satu dekade dan inovasi berkelanjutan, Gleneagles Johor siap menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia yang mencari layanan kesehatan terpercaya di luar negeri.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

Tiga Mantan Pejabat BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan
BPH Migas Ajak Masyarakat Laporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam
Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam
Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA
Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:04 WIB

Tiga Mantan Pejabat BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:52 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan

Senin, 1 Juni 2026 - 03:42 WIB

BPH Migas Ajak Masyarakat Laporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:39 WIB

Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:31 WIB

Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam

Berita Terbaru