Investasi Batam Tembus Rp17,4 Triliun pada Triwulan I 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Foto: Humas Diskominfo Batam

Realisasi investasi Kota Batam pada triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor domestik dan asing terhadap iklim usaha Batam yang semakin kondusif dan kompetitif.

Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan realisasi investasi sepanjang Januari-Maret 2026 tumbuh signifikan. Nilainya naik 102,85 persen dibanding periode yang sama tahun lalu dan meningkat 68,92 persen dibanding triwulan IV 2025.

Amsakar, pertumbuhan investasi tidak hanya terlihat dari nilai, tetapi juga percepatan realisasi proyek di lapangan. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menjadi salah satu pendorong utama dengan nilai Rp8,5 triliun atau tumbuh 216 persen secara tahunan. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp8,8 triliun.

Baca Juga :  iForte National Dance Competition “Inspirasi Diri” Digelar di Batam

“Pertumbuhan PMDN menjadi sinyal positif bahwa investor domestik semakin percaya terhadap prospek ekonomi dan kepastian investasi di Batam,” kata Amsakar, Selasa (12/5/2026).

Ia menilai pertumbuhan PMDN dan PMA yang seimbang memperkuat fondasi investasi Batam. Kondisi itu juga mencerminkan iklim usaha yang kondusif serta dukungan infrastruktur dan kawasan industri yang terus berkembang.

Dari sisi sektor usaha, investasi Batam masih didominasi industri bernilai tambah. Industri mesin dan elektronik menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 23,65 persen. Disusul industri kimia dan farmasi sebesar 21,18 persen serta sektor jasa lainnya 17,70 persen.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Sumbagut Siap Jalankan Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026

Sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran turut menyumbang 13,09 persen. Komposisi ini menunjukkan arah pembangunan Batam yang semakin fokus pada penguatan industri modern dan ekosistem bisnis terpadu.

Batam juga menjadi kontributor terbesar investasi di Provinsi Kepulauan Riau. Dari total realisasi investasi Kepri sebesar Rp23,8 triliun, Batam menyumbang sekitar 73,5 persen.

Ia megaskan capaian tersebut memperkuat posisi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan investasi strategis di wilayah barat Indonesia.

“Batam terus menunjukkan kemampuan menarik investasi sekaligus mempercepat realisasinya secara produktif. Ini menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.***

Berita Terkait

Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam
Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam
Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026
Kenali SiMOLEK OJK Kepri, Bawa Edukasi hingga Layanan Cek SLIK
BP Batam Rekonstruksi Jalan Gajah Mada Depan UIB, Pengendara Diminta Gunakan Jalur Alternatif
Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:07 WIB

Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam

Senin, 27 Juli 2026 - 21:49 WIB

Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31 WIB

Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026

Senin, 27 Juli 2026 - 01:30 WIB

Kenali SiMOLEK OJK Kepri, Bawa Edukasi hingga Layanan Cek SLIK

Berita Terbaru