Kemenkes Siaga Penanggulangan Leptosirosis Pascabencana di Sumatra

Kamis, 18 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga terdampak bencana Sumatra tengah mendapatkan pengobatan di fasilitas layanan kesehatan/Foto: Kemenkes

Warga terdampak bencana Sumatra tengah mendapatkan pengobatan di fasilitas layanan kesehatan/Foto: Kemenkes

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai leptospirosis yang kerap muncul sebagai penyakit pascabencana banjir dan tanah longsor di Sumatra. Penyakit ini sering luput terdeteksi karena gejala awalnya menyerupai demam biasa.

Namun, Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Murti Utami mengatakan dapat berujung fatal jika terlambat ditangani. Leptospirosis perlu mendapat perhatian serius, terutama di wilayah terdampak banjir.

“Leptospirosis sering tidak disadari karena gejalanya ringan di awal. Padahal, bila terlambat ditangani, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi berat hingga kematian,” ujar Murti Utami pada Kamis (18/12/2025).

Peringatan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan Nomor PV.03.03/C/5559/2025 tentang Kewaspadaan Potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) Leptospirosis.

Leptospirosis merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan bakteri Leptospira dan ditularkan melalui urin hewan terinfeksi, terutama tikus. Penularan dapat terjadi melalui air, lumpur, tanah, atau makanan yang terkontaminasi, kondisi yang umum ditemukan di lingkungan pascabencana.

Baca Juga :  Airlangga Tinjau Program Pemagangan Nasional di Telkom

Kemenkes menilai sanitasi yang buruk, genangan air, serta meningkatnya populasi tikus pascabanjir menjadi faktor utama meningkatnya risiko penularan. Aktivitas masyarakat tanpa alat pelindung diri saat membersihkan rumah atau beraktivitas di area tergenang juga memperbesar peluang infeksi.

Murti Utami mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan gejala awal penyakit ini.

“Jika mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, atau mata merah setelah terpapar air banjir atau lumpur, segera periksa ke fasilitas kesehatan. Jangan menunggu sampai kondisi memburuk,” kata Murti Utami.

Baca Juga :  BEI Gandeng Maskapai Luncurkan Program Awak Pesawat Investor Saham

Untuk mencegah keterlambatan diagnosis, Kemenkes meminta fasilitas pelayanan kesehatan meningkatkan kewaspadaan dengan menjadikan leptospirosis sebagai diagnosis banding pada kasus demam akut dengan riwayat paparan risiko dalam dua minggu terakhir.

Selain itu, penguatan surveilans penyakit juga menjadi perhatian utama. Dinas kesehatan daerah diminta memantau tren kasus, melakukan pelaporan cepat melalui Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR), serta melakukan penyelidikan epidemiologi jika ditemukan peningkatan kasus.

Upaya pencegahan di tingkat masyarakat turut ditekankan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

“Leptospirosis sebenarnya bisa dicegah jika kita waspada sejak awal, baik dari sisi lingkungan, perilaku masyarakat, maupun kesiapsiagaan layanan kesehatan,” ujar Murti Utami. Sumber Infopublik

 

Editor: Rega

 

Berita Terkait

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel
Platform Digital Langgar PP TUNAS, Denda Bisa 6 Persen Pendapatan Global
Amsakar Dorong Pelaku Usaha Perikanan Maksimalkan Bantuan Pemko Batam
Prabowo Ikuti KTT BRICS Hari Kedua, Bahas Ketahanan dan Pertumbuhan Global
Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 22:56

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel

Senin, 14 September 2026 - 22:45

Platform Digital Langgar PP TUNAS, Denda Bisa 6 Persen Pendapatan Global

Senin, 14 September 2026 - 21:34

Amsakar Dorong Pelaku Usaha Perikanan Maksimalkan Bantuan Pemko Batam

Minggu, 13 September 2026 - 18:46

Prabowo Ikuti KTT BRICS Hari Kedua, Bahas Ketahanan dan Pertumbuhan Global

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Berita Terbaru

Tangkapan Layar Kanal Youtube Sekretariat Presiden

Nasional

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel

Senin, 14 Sep 2026 - 22:56