Kepri Tembus Pasar Singapura Lewat Ekspor Ayam Hidup

Sabtu, 9 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspor ayam hidup dilakukan PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) di Kabupaten Bintan. Foto: Istimewa

Ekspor ayam hidup dilakukan PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) di Kabupaten Bintan. Foto: Istimewa

Provinsi Kepulauan Riau menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang berhasil mengekspor ayam hidup ke Singapura. Hingga kini, total ekspor mencapai lebih dari 334.568 ekor.

Keberhasilan itu menunjukkan sektor peternakan unggas di Kepri terus berkembang dan mampu bersaing di pasar internasional.

Ekspor ayam hidup dilakukan PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) di Kabupaten Bintan. Kedua perusahaan menerapkan sistem peternakan modern dengan pengawasan kesehatan hewan yang ketat.

Ayam hidup asal Kepri juga berhasil memenuhi standar kualitas dan kesehatan dari Pemerintah Singapura.

Baca Juga :  Kepri Bidik Pertumbuhan Ekonomi hingga 6,10 Persen di RKPD 2027

 

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, melepas langsung ekspor ayam hidup ke Singapura.

Ansar menyebut capaian itu lahir dari kerja sama pemerintah daerah, pelaku usaha, tenaga kesehatan hewan, dan peternak unggas.

“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan masyarakat Kepri. Sektor peternakan kita mampu bersaing di pasar internasional dengan kualitas dan standar kesehatan yang baik,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemprov Kepri akan terus mendorong pengembangan peternakan modern untuk memperkuat ekonomi daerah dan ketahanan pangan.

Baca Juga :  Nyanyang Safari Ramadan di Dua Masjid Batam, Serahkan Bantuan untuk Yatim dan Dhuafa

 

Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kualitas unggas, mulai dari kandang hingga distribusi.

Transformasi sektor peternakan di Kepri terlihat dari penggunaan kandang modern, sistem peternakan terintegrasi, hingga distribusi ayam hidup melalui jalur laut menuju Singapura.

Dari Kabupaten Bintan, produk unggas asal Kepri kini berhasil menembus pasar internasional dan memperkuat nama Indonesia di sektor peternakan global.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
3.000 Santri Meriahkan Hari Santri Kepri, Ansar Dorong Penguasaan Teknologi
Nelayan Anambas Hanyut ke Malaysia, Ansar Apresiasi Tim SAR Dua Negara
Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan
Nyanyang Dorong Petani Kepri Gunakan Teknologi untuk Tingkatkan Produksi Pangan
Nyanyang Salurkan Sembako untuk Kaum Dhuafa Lewat Jumat Berkah
Pertamina Tinjau Fuel Terminal Sei Siak, Perkuat Keandalan Distribusi BBM di Riau
Pemprov Kepri Buka Peluang Koperasi dan UMKM Masuk Rantai Pasok MBG

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:20

Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

3.000 Santri Meriahkan Hari Santri Kepri, Ansar Dorong Penguasaan Teknologi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:17

Nelayan Anambas Hanyut ke Malaysia, Ansar Apresiasi Tim SAR Dua Negara

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:15

Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:17

Nyanyang Dorong Petani Kepri Gunakan Teknologi untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Berita Terbaru