Kepri Tembus Pasar Singapura Lewat Ekspor Ayam Hidup

Sabtu, 9 Mei 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspor ayam hidup dilakukan PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) di Kabupaten Bintan. Foto: Istimewa

Ekspor ayam hidup dilakukan PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) di Kabupaten Bintan. Foto: Istimewa

Provinsi Kepulauan Riau menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang berhasil mengekspor ayam hidup ke Singapura. Hingga kini, total ekspor mencapai lebih dari 334.568 ekor.

Keberhasilan itu menunjukkan sektor peternakan unggas di Kepri terus berkembang dan mampu bersaing di pasar internasional.

Ekspor ayam hidup dilakukan PT Ciomas Adisatwa dan PT Indojaya Agrinusa (Japfa Group) di Kabupaten Bintan. Kedua perusahaan menerapkan sistem peternakan modern dengan pengawasan kesehatan hewan yang ketat.

Ayam hidup asal Kepri juga berhasil memenuhi standar kualitas dan kesehatan dari Pemerintah Singapura.

Baca Juga :  Ansar–Nyanyang Buka Safari Ramadan 1447 H di Lingga, Salurkan Rp15 Juta untuk Dua Masjid

 

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, melepas langsung ekspor ayam hidup ke Singapura.

Ansar menyebut capaian itu lahir dari kerja sama pemerintah daerah, pelaku usaha, tenaga kesehatan hewan, dan peternak unggas.

“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan masyarakat Kepri. Sektor peternakan kita mampu bersaing di pasar internasional dengan kualitas dan standar kesehatan yang baik,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemprov Kepri akan terus mendorong pengembangan peternakan modern untuk memperkuat ekonomi daerah dan ketahanan pangan.

Baca Juga :  Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Jaga Persatuan di Hari Marwah Kepri ke-24

 

Pemerintah Provinsi Kepri melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Kesehatan Hewan terus melakukan pembinaan dan pengawasan kualitas unggas, mulai dari kandang hingga distribusi.

Transformasi sektor peternakan di Kepri terlihat dari penggunaan kandang modern, sistem peternakan terintegrasi, hingga distribusi ayam hidup melalui jalur laut menuju Singapura.

Dari Kabupaten Bintan, produk unggas asal Kepri kini berhasil menembus pasar internasional dan memperkuat nama Indonesia di sektor peternakan global.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung
Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan
Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan
Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar
Ansar Ajukan KUA-PPAS APBD Kepri 2027, Fokus Dorong Ekonomi dan Percepat Pembangunan
Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Sumbagut, Batam FTZ Kini Mulai Rp97 Ribu
Pemprov Kepri Matangkan Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Selvi Ananda Dijadwalkan Hadir
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:05 WIB

Ansar Terima Kunjungan Ketua Pengadilan Tinggi Kepri, Lepas Ahmad Shalihin Bertugas ke Lampung

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:54 WIB

Pemprov Kepri Ajukan Ranperda Peternakan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:11 WIB

Selvi Ananda Kunjungi LPKA Batam, Pastikan Anak Binaan Dapat Bekal Masa Depan

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:39 WIB

Firmansyah Tekankan Proyek Perubahan Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:29 WIB

Posyandu Kepri Bertransformasi, Layani Enam Bidang SPM hingga Wilayah Terluar

Berita Terbaru