OJK Kepri Dorong Digitalisasi Keuangan Syariah Perluas Akses Masyarakat

Rabu, 12 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya meresmikan Kantor Cabang Digital CIMB Niaga Syariah Batam, Selasa (11/8/2026). Foto: istimewa

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya meresmikan Kantor Cabang Digital CIMB Niaga Syariah Batam, Selasa (11/8/2026). Foto: istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau terus memacu digitalisasi perbankan syariah untuk membuka akses layanan keuangan bagi lebih banyak masyarakat.

Kepala OJK Kepri Sinar Danandjaya mengatakan digitalisasi dapat membuat layanan perbankan syariah lebih cepat, mudah, dan sesuai kebutuhan masyarakat. Ia menyampaikan hal itu saat meresmikan Kantor Cabang Digital CIMB Niaga Syariah Batam, Selasa (11/8/2026).

“Kami mengapresiasi inovasi industri perbankan syariah dalam menghadirkan layanan berbasis digital. Digitalisasi perlu terus diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus meningkatkan kualitas layanan,” ujar Sinar.

Sinar menilai Kepri memiliki modal kuat untuk mengembangkan keuangan syariah. Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan syariah Kepri mencapai 62,02 persen.

Capaian itu menempatkan Kepri di peringkat kedua nasional, sekaligus melampaui rata-rata nasional 43,07 persen.

Sementara itu, indeks inklusi keuangan syariah Kepri mencapai 30,03 persen. Angka tersebut kembali menempatkan Kepri di posisi kedua nasional dan jauh di atas rata-rata nasional 13,24 persen.

Baca Juga :  Mudik Hepi 2026 Telkomsel Resmi Berangkatkan 1.100 Pelanggan ke Kampung Halaman

“Capaian ini menunjukkan masyarakat Kepri memiliki tingkat pemahaman dan akses yang baik terhadap keuangan syariah. Namun, kami harus terus memperluas manfaatnya agar menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Menurut Sinar, teknologi dapat menjadi pintu masuk untuk menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini belum optimal menggunakan produk keuangan syariah.

Meski begitu, Sinar mengingatkan industri tidak boleh hanya mengejar pertumbuhan pengguna. Perbankan juga harus memastikan masyarakat memahami manfaat dan risiko setiap layanan.

Karena itu, OJK meminta industri memperkuat edukasi bagi masyarakat perdesaan, petani, peternak, pelaku sektor informal, pelajar, ibu rumah tangga, serta masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, OJK memberi perhatian khusus kepada kelompok usia 15–17 tahun dan 51–79 tahun. Kedua kelompok tersebut masih membutuhkan penguatan literasi keuangan.

Untuk menjawab kebutuhan itu, Sinar meminta industri menghadirkan edukasi yang praktis, sederhana, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Masyarakat tidak cukup hanya memiliki akses. Mereka juga harus memahami cara menggunakan layanan keuangan digital secara aman dan bertanggung jawab,” katanya.

Baca Juga :  Wagub Kepri Minta Waduk Sei Jago Direhabilitasi Total

Di tengah pesatnya digitalisasi, OJK juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan siber.

Sinar meminta perbankan membekali nasabah dengan pengetahuan untuk mengenali risiko penipuan dan berbagai modus kejahatan digital.

“Digitalisasi harus berjalan beriringan dengan literasi dan pelindungan konsumen. Peningkatan akses harus diikuti penggunaan layanan yang aman, bijak, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Untuk mempercepat pengembangan keuangan syariah, OJK mengajak pemerintah daerah, industri jasa keuangan, dan pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi.

Sinar optimistis kerja sama tersebut dapat memperluas akses, meningkatkan literasi, dan mendorong inklusi keuangan syariah secara lebih merata di Kepri.

Peresmian Kantor Cabang Digital CIMB Niaga Syariah Batam turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Batam Yusfa Hendri, Pengawas Fungsi Pengawasan SP PUR Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kepri Kezza Mahisa Agni, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Budi Dermawan, serta jajaran manajemen CIMB Niaga.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Potensi Ekonomi
Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 21:15

Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Kamis, 10 September 2026 - 21:00

Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45