Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubenur Kepulauan Riau Ansar Ahmad

Gubenur Kepulauan Riau Ansar Ahmad

Gubernur Ansar Ahmad memperkuat sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Kepulauan Riau dengan menyekolahkan 58 dokter spesialis dan subspesialis. Pemerintah Provinsi Kepri menyiapkan pembiayaan Rp200 juta per orang per tahun untuk program tersebut.

Ansar menegaskan, program ini berjalan untuk mengimbangi percepatan pembangunan infrastruktur kesehatan di daerah.

“Kita ingin dokter-dokter terbaik lahir dari Kepri dan kembali mengabdi untuk masyarakat Kepri,” ujar Ansar saat meresmikan tujuh gedung layanan baru di RSJKO Engku Haji Daud di Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga :  TP PKK Kepri Perkuat Kolaborasi Program Bersama OPD

Menurut Ansar, pemerintah pusat sudah mendorong penyediaan infrastruktur dan tenaga dokter. Pemprov Kepri, kata dia, harus merespons dengan menyiapkan fasilitas pendukung secara maksimal.

“Kita sambut baik program pusat, tapi kita juga harus menyiapkan infrastruktur kesehatan daerah,” tegasnya.

Tahun ini, Pemprov Kepri juga mengalokasikan anggaran besar untuk penguatan layanan. Pemerintah akan membangun Gedung Poli di RS Raja Ahmad Tabib senilai Rp110 miliar, menyiapkan Rp40 miliar untuk rehabilitasi rumah sakit milik provinsi di kabupaten/kota, serta menambah anggaran fasilitas penunjang di RSJKO Engku Haji Daud.

Baca Juga :  Mayapada–Apollo Berkolaborasi, Siapkan RS Internasional Pertama di KEK Batam

Pemprov Kepri juga terus mengembangkan rumah sakit rujukan provinsi dan meningkatkan kapasitas rumah sakit daerah di berbagai wilayah.

“Tidak boleh ada disparitas layanan kesehatan antarwilayah. Warga di pulau-pulau terluar harus mendapat layanan yang sama baiknya,” kata Ansar.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif
RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan
Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda
Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam
Mayapada–Apollo Berkolaborasi, Siapkan RS Internasional Pertama di KEK Batam
BPJS Kesehatan Perkenalkan REHAB 2.0, Warga Batam
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:16 WIB

Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:24 WIB

Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:33 WIB

RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:52 WIB

Status PBI Terhenti, Warga Masih Bisa Aktif Lagi Lewat Dinsos dan Pemda

Senin, 9 Februari 2026 - 19:57 WIB

Kemenkes Dukung Pengembangan Layanan Prioritas di RSBP Batam

Berita Terbaru

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Operasional Pemenuhan Gizi Sony Sonjaya memberikan keterangan pers terkait perkembangan pelaksanaan MBG di Kepri, Kamis (2/4/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

MBG di Kepri Jangkau 579 Ribu Penerima, Capai 85 Persen Target

Minggu, 5 Apr 2026 - 16:55 WIB

Gempa M7,6 Kota Bitung berdampak pada kerusakan rumah warga di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026)/ BPBD Kabupaten Minahasa. Foto:  Istimewa

Nasional

Menko PMK Pimpin Rakor Penanganan Darurat Gempa Sulut–Malut

Minggu, 5 Apr 2026 - 15:14 WIB