Mayapada–Apollo Berkolaborasi, Siapkan RS Internasional Pertama di KEK Batam

Kamis, 22 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dua MoU ditandatangani di Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals. Foto: Istimewa

Dua MoU ditandatangani di Mayapada Hospital Jakarta Selatan antara Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals. Foto: Istimewa

Mayapada Healthcare (PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk./SRAJ) mempercepat kolaborasi klinis lintas negara dengan Apollo Hospitals India. Kedua pihak menargetkan implementasi layanan kesehatan berstandar internasional melalui pengembangan Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam.

Manajemen Apollo Hospitals India mengunjungi Batam dan Jakarta pada 7–9 Januari 2026. Kunjungan ini menegaskan kesiapan operasional dan komitmen investasi jangka panjang, dengan dukungan pemerintah Indonesia dan India.

Mayapada dan Apollo menjalin kemitraan sejak 2023. Keduanya memperkuat kerja sama lewat penandatanganan MoU di New Delhi pada awal 2025.

Mayapada dan Apollo langsung menjalankan program konkret. Kedua pihak menggelar Continuing Medical Education (CME), proctorship kasus kompleks, serta pelatihan intensif dokter dan perawat Mayapada Hospital di India. Langkah ini mempercepat transfer keahlian dan meningkatkan mutu layanan klinis.

Delegasi Apollo dan Mayapada bertemu BP Batam untuk membahas kesiapan MABIH di KEK Batam. Rombongan juga meninjau langsung lokasi pembangunan.

Baca Juga :  RSBP Batam Tingkatkan Literasi Penyakit Jantung Bawaan

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan MABIH akan memperkuat Batam sebagai destinasi investasi kesehatan, mendorong ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing regional.

Pada 8 Januari 2026, Mayapada Healthcare dan Apollo Hospitals menandatangani dua MoU di Mayapada Hospital Jakarta Selatan. Kesepakatan mencakup layanan kesehatan preventif berbasis AI dan penguatan kompetensi perawat di layanan kegawatdaruratan dan perawatan kritis.

Di hari yang sama, Mayapada Healthcare menandatangani MoU dengan Kedutaan Besar India. Kesepakatan ini menetapkan Mayapada Hospital sebagai rumah sakit rujukan resmi Kedutaan Besar India di Indonesia.

Pada 9 Januari 2026, kedua pihak membahas pemanfaatan fasilitas, teknologi, dan sumber daya manusia. Penandatanganan MoU disaksikan Menteri Kesehatan RI dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama Wakil Presiden RI.

Presiden Direktur & CEO Mayapada Healthcare Navin Sonthalia menegaskan kolaborasi ini membangun ekosistem layanan kesehatan berkelas dunia. Ia menilai standar global Apollo Hospitals akan memperkuat Batam dan menekan ketergantungan pasien Indonesia pada layanan luar negeri.

Baca Juga :  Belum Punya KIA, Siswa Tetap Bisa Daftar SPMB di Batam

Presiden Komisaris Mayapada Healthcare Jonathan Tahir menyatakan kolaborasi ini bersifat jangka panjang dan berkelanjutan. Mayapada menggabungkan infrastruktur dan SDM nasional dengan keunggulan global Apollo Hospitals.

Apollo Hospitals memimpin pengembangan MABIH dan Tower 3 Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS). MABIH akan menangani kanker, penyakit jantung, dan transplantasi organ dengan dukungan teknologi medis berbasis AI. Tower 3 MHJS akan memperkuat layanan Digital PET Scan, SPECT-CT, bedah robotik, dan pusat pengembangan dokter spesialis.

Mayapada Hospital Jakarta Selatan dan Kuningan resmi menjadi rumah sakit rujukan Kedutaan Besar India di Indonesia. Duta Besar India Sandeep Chakravorty menegaskan kesepakatan ini memperkuat kerja sama kesehatan Indonesia–India.

Editor: Rega

Berita Terkait

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan lewat CX126
Menkes Budi Dorong Pemerataan Layanan Bedah Saraf di Indonesia
RSUD Raja Ahmad Tabib Segera Terapkan Tarif Layanan Berbasis Unit Cost
KPJ Healthcare Beri Promo Beli 1 Gratis 1 untuk Warga Kepri
RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan
Amsakar Dorong Kesadaran Kesehatan, Kampanye Lintas Program Batam 2026 Resmi Dibuka
Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif
Pemprov Kepri Sekolahkan 58 Dokter Spesialis dan Subspesialis

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:27

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan lewat CX126

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:07

Menkes Budi Dorong Pemerataan Layanan Bedah Saraf di Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:06

RSUD Raja Ahmad Tabib Segera Terapkan Tarif Layanan Berbasis Unit Cost

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:27

KPJ Healthcare Beri Promo Beli 1 Gratis 1 untuk Warga Kepri

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:55

RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06