RSUD Embung Fatimah Sukses Bedah Aneurisma Otak, Menkes Apresiasi Layanan Kesehatan Batam

Sabtu, 29 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ekda Batam, Firmansyah, berbincang dengan Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin, saat meninjau operasi clipping aneurisma otak perdana di RSUD EF, Jumat (28/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

ekda Batam, Firmansyah, berbincang dengan Menkes RI, Budi Gunadi Sadikin, saat meninjau operasi clipping aneurisma otak perdana di RSUD EF, Jumat (28/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

RSUD Embung Fatimah Batam mencatat capaian baru di bidang bedah saraf. Rumah sakit pemerintah tipe B itu sukses melakukan operasi clipping aneurisma otak untuk pertama kalinya, Jumat (28/8/2026).

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin meninjau langsung pelaksanaan operasi tersebut. Ia didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Firmansyah.

Keberhasilan operasi ini memperkuat kemampuan RSUD Embung Fatimah menangani kasus bedah saraf berisiko tinggi. Langkah tersebut juga mendukung upaya pemerintah mengurangi rujukan pasien ke luar daerah.

Budi menilai penguatan fasilitas dan tenaga medis di daerah sangat penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas. Menurutnya, Batam harus mampu menangani penyakit kritis, termasuk stroke dan gangguan pembuluh darah otak, secara lokal.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, kita menargetkan kenaikan rata-rata angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari 72 menjadi 76 tahun. Stroke merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi. Karena itu, penanganan yang cepat dan fasilitas medis yang mumpuni di tingkat kabupaten dan kota seperti di Batam sangat krusial agar 80 hingga 90 persen pasien dapat ditangani secara lokal,” ujar Budi.

Baca Juga :  Amsakar Hadiri Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim di LAM Kepri Batam

Kementerian Kesehatan, lanjut Budi, akan mendukung pemenuhan peralatan medis prioritas di RSUD Embung Fatimah. Dukungan itu mencakup instrumen bedah, CT scan, C-Arm, mikroskop bedah atau neuromicroscope, serta endoscopic power.

Pemerintah juga mendorong penguatan layanan prioritas KJSU yang meliputi kanker, jantung, stroke, serta uronefro.

Budi menegaskan penguatan layanan kesehatan tidak cukup hanya dengan meningkatkan kemampuan rumah sakit. Pemerintah daerah juga perlu memperkuat upaya pencegahan melalui Dinas Kesehatan dan puskesmas.

Ia mengajak masyarakat rutin memeriksa kesehatan, terutama tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.

 

Direktur RSUD Embung Fatimah, dr. Raden Roro Sri Widjayanti, mengapresiasi dukungan Kementerian Kesehatan terhadap pengembangan sarana, prasarana, dan sumber daya manusia rumah sakit.

Dalam dua bulan terakhir, RSUD Embung Fatimah mulai mengoperasikan CT scan secara mandiri. Fasilitas tersebut memungkinkan rumah sakit menangani diagnosis kompleks tanpa langsung merujuk pasien ke rumah sakit lain.

“RSUD Embung Fatimah juga menerima dukungan enam dokter fellowship dari Kementerian Kesehatan, termasuk di bidang onkologi. Kami juga menyambut kedatangan dokter spesialis baru yang telah menyelesaikan pendidikan dokter spesialis dan subspesialis, di antaranya spesialis bedah vaskular serta spesialis kepala dan leher,” ujar Roro.

Baca Juga :  Halalbihalal Polda Kepri, Amsakar Tekankan Kolaborasi Pengemudi Online dan Buruh

Sebagai rumah sakit tipe B, RSUD Embung Fatimah memiliki tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) rata-rata 88 persen. Angka itu bahkan mencapai 96 persen pada Juni 2026.

Meski tingkat keterisian tinggi, Roro memastikan rumah sakit tetap mengutamakan keselamatan dan kenyamanan pasien.

RSUD Embung Fatimah juga masuk jajaran rumah sakit daerah dengan pengajuan proposal jaringan sarana dan prasarana terbaik melalui program SIHREN. Program tersebut mendukung pemenuhan alat kesehatan canggih dari Kementerian Kesehatan.

 

Sekda Kota Batam Firmansyah mengapresiasi Kementerian Kesehatan dan jajaran RSUD Embung Fatimah atas keberhasilan operasi clipping aneurisma otak tersebut.

Ia memastikan Pemko Batam siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

“Tentu, Pemko Batam sangat mengapresiasi Kementerian Kesehatan dan seluruh jajaran RSUD Embung Fatimah Kota Batam yang telah berhasil menjalankan operasi tersebut. Saya berharap layanan kesehatan di Batam ke depan terus meningkat,” ujar Firmansyah.

Editor: Difky

Berita Terkait

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang
BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November
LPTQ Batam Bidik 10 Besar Nasional pada MTQH 2027
Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:26

Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:18

Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:19

BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19