Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra dan Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin meresmikan Rumah Susun (Rusun) Hoegeng di Mapolresta Barelang, Rabu (8/4/2026). Pemerintah Kota Batam membangun rusun tersebut melalui dana hibah sebagai bentuk dukungan terhadap kinerja aparat kepolisian.
Saat ini, sebanyak 71 personel Polresta Barelang telah menempati Rusun Hoegeng. Kehadiran hunian vertikal ini diharapkan mempermudah personel dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Nama rusun ini diambil dari Hoegeng Iman Santoso, Kapolri periode 1968–1971. Ia dikenal sebagai sosok polisi yang jujur, sederhana, dan berintegritas tinggi. Keteladanan Hoegeng dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu menjadikannya simbol integritas di tubuh Polri.
Dalam sambutannya, Amsakar mengapresiasi pembangunan Rusun Hoegeng dan menilai hunian vertikal sebagai solusi atas keterbatasan lahan di Batam.
“Rusun Rumah Hoegeng ini menunjukkan kebersamaan kita. Ke depan, kita harus terus mendorong pembangunan vertikal sebagai solusi keterbatasan lahan di Batam,” ujar Amsakar.
Ia menegaskan, Pemko Batam akan terus memperkuat kolaborasi dengan kepolisian untuk menjaga stabilitas daerah.
Amsakar juga mengajak masyarakat menjaga harmoni di tengah keberagaman Batam. Ia menilai keamanan dan kenyamanan kota hanya dapat terwujud melalui kebersamaan seluruh elemen masyarakat.
“Batam adalah rumah kita bersama. Karena itu, kita harus menjaga keamanan dan memperkuat kebersamaan,” katanya.






