Santika Indonesia Hotels & Resorts menggandeng Rekosistem untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi. Melalui kolaborasi ini, Rekosistem mengolah limbah menjadi bahan daur ulang dan sumber daya baru.
Kerja sama tersebut mendorong Santika menerapkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan di seluruh operasional hotel.
Manajemen Santika Indonesia Hotels & Resorts, perwakilan Rekosistem, unit hotel Santika di wilayah Jabodetabek, serta sejumlah media menghadiri peluncuran program tersebut.
Santika menandai peluncuran program dengan melepas truk Waste Management sebagai simbol dimulainya operasional sistem pengelolaan sampah terintegrasi.
GM Corporate Business Development Santika Indonesia Hotels & Resorts, Hugo Armand Oetama, memimpin prosesi dengan mengibarkan bendera Santika Sahabat Bumi. Prosesi tersebut menjadi simbol komitmen perusahaan dalam mengurangi dampak lingkungan dari operasional hotel.
Sementara itu, Corp. Marketing Communication Manager Santika Indonesia Hotels & Resorts, Prita Gero, menegaskan bahwa industri hospitality harus berperan aktif menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dalam implementasinya, Santika menerapkan pemilahan sampah berdasarkan jenis seperti plastik, kaca, dan sisa makanan. Setelah itu, Santika mengirim sampah tersebut untuk diproses melalui sistem daur ulang agar dapat dimanfaatkan kembali.
Selain itu, Santika juga mengolah sisa makanan menjadi kompos.
Di sisi lain, Rekosistem menyambut kolaborasi ini dan menyatakan kesiapan mendukung penerapan pengelolaan sampah yang lebih baik di sektor perhotelan.
Melalui program ini, Santika berharap dapat mendorong praktik hospitality yang lebih berkelanjutan. Santika juga mengajak tamu, mitra, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan.
Editor: Bibah






