Sebanyak 321.932 pekerja di Batam telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Agustus 2026. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menargetkan tambahan 70.000 peserta hingga akhir tahun untuk memperluas perlindungan, terutama bagi pekerja rentan.
Upaya tersebut turut mengantarkan Batam masuk nominasi Jamsostek Award 2026.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam melindungi pekerja dan keluarganya dari risiko pekerjaan.
“Perlindungan sosial ketenagakerjaan merupakan amanat konstitusi. Negara harus hadir melindungi seluruh pekerja, terutama pekerja miskin ekstrem, miskin, dan rentan,” kata Amsakar, Kamis (15/10/2026).
Pemko Batam memperkuat perlindungan melalui Peraturan Wali Kota Batam Nomor 48 dan 49 Tahun 2025. Kedua regulasi tersebut mendukung pencapaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ).
Selain mengalokasikan anggaran melalui APBD, Pemko Batam menggandeng Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). Melalui Surat Edaran Nomor 45 Tahun 2026, pemerintah mendorong penambahan perlindungan bagi 70.000 pekerja.
Data Pemko Batam mencatat potensi peserta BPJS Ketenagakerjaan mencapai 558.990 pekerja. Dari jumlah itu, 321.932 pekerja telah terlindungi atau 57,59 persen.
Jika target tambahan tercapai, jumlah pekerja yang terlindungi akan meningkat menjadi 391.932 orang hingga Desember 2026.
Program ini menyasar berbagai kelompok pekerja, mulai dari nelayan, pengemudi ojek daring, petani, pengayuh becak, hingga pengemudi boat pancang. Pemko Batam juga memasukkan RT/RW, LPM, kader Posyandu, pekerja sosial keagamaan, Kader Siaga Kelurahan, dan pekerja rentan sosial kemasyarakatan.
Berdasarkan data yang disampaikan, perlindungan mencakup 6.000 nelayan, 6.165 pengemudi ojek daring, 2.500 petani, 47 pengayuh becak, dan 147 pengemudi boat pancang. Selain itu, terdapat 4.028 RT/RW/LPM, 3.855 kader Posyandu, 4.703 pekerja sosial keagamaan, 109 Kader Siaga Kelurahan, serta 152 pekerja rentan sosial kemasyarakatan.
Amsakar mengajak pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, dunia usaha, dan masyarakat memperkuat kolaborasi agar semakin banyak pekerja memperoleh jaminan sosial.
“Ini komitmen kami untuk melindungi pekerja rentan di Batam. Dengan perlindungan ini, keluarga di Batam semakin tenang dan sejahtera,” ujarnya.
Ia berharap perluasan kepesertaan UCJ dapat memastikan lebih banyak pekerja memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko pekerjaan sekaligus menjaga kesejahteraan keluarga mereka.
Editor: Difky







