Waspada Penipuan IKD, Disdukcapil Batam Keluarkan Imbauan

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Disdukcapil mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi IKD melalui telepon/WhatsApp

Disdukcapil mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi IKD melalui telepon/WhatsApp

Batam, metroposid.com: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), melalui telepon atau WhatsAap.

“Jika ada telepon atau WhatsAap yang mengatasnamakan Disdukcapil Kota Batam, terkait aktivasi IKD, tolong diabaikan,” tegas Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, Minggu (7/12/2025).

Masih katanya, karena aktivasi IKD tidak pernah memerlukan verifikasi data melaluo telepon maupun WhatsAap. Meskipun, saat ini pihaknya tengah mendorong masyarakat untuk beralih dengan IKD. Layanan ini sebagai langkah untuk naik kelas dalam layanan administrasi kependudukan.

Baca Juga :  Kabar Baik, Pemutihan Denda PBB-P2 Hingga 100 Persen

“Jadi dengan IKD, warga tak lagi perlu membawa KTP fisik karena identitas sudah tersimpan dalam ponsel. Kita tadinya ada e-KTP, sekarang kita akan naik kelas ke IKD. Ini penting karena lebih menjaga kerahasiaan data kependudukan setiap warga,” kata Adisthy.

Menurutnya, IKD menawarkan kemudahan mobilitas. Warga tak perlu panik bila lupa membawa KTP fisik karena seluruh data bisa diakses langsung dari smartphone.

“IKD ini memudahkan. Tidak perlu lagi membawa fisik. Tinggal tunjukkan HP, semua bisa,” jelas dia.

Baca Juga :  Amsakar Tinjau Proyek Infrastruktur di Hari Pertama Kerja Usai Idulfitri

Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu aturan teknis dari Kemendagri dan pembahasan Pansus Perda sebelum ekosistem digital ini berjalan sempurna. Meski praktis, tingkat adopsi IKD di Batam masih rendah. Sri menyebut angkanya baru berada di kisaran 5 hingga 7 persen.

Dengan melihat angka tersebut, Disdukcapil Batam terus mendorong warga untuk tidak ragu beralih ke layanan digital.

“Kami mengimbau seluruh warga Batam, untuk beralih ke zaman digital, keamanannya juga lebih terjaga,” pesan Adisthy.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan
XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Sabtu, 12 September 2026 - 21:32

Warga Batam Disebut Berada di Penampungan Kamboja, Pemko Turun Tangan

Jumat, 11 September 2026 - 21:18

XLSMART Perkuat Konektivitas Global Indonesia Lewat CANDLE Cable System

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06