Waspada Penipuan IKD, Disdukcapil Batam Keluarkan Imbauan

Minggu, 7 Desember 2025 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Disdukcapil mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi IKD melalui telepon/WhatsApp

Disdukcapil mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi IKD melalui telepon/WhatsApp

Batam, metroposid.com: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan waspada mengatasnamakan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), melalui telepon atau WhatsAap.

“Jika ada telepon atau WhatsAap yang mengatasnamakan Disdukcapil Kota Batam, terkait aktivasi IKD, tolong diabaikan,” tegas Kepala Disdukcapil Batam, Adisthy, Minggu (7/12/2025).

Masih katanya, karena aktivasi IKD tidak pernah memerlukan verifikasi data melaluo telepon maupun WhatsAap. Meskipun, saat ini pihaknya tengah mendorong masyarakat untuk beralih dengan IKD. Layanan ini sebagai langkah untuk naik kelas dalam layanan administrasi kependudukan.

Baca Juga :  Batam Solidarity AirShow 2025, Meriahkan HJB ke-196

“Jadi dengan IKD, warga tak lagi perlu membawa KTP fisik karena identitas sudah tersimpan dalam ponsel. Kita tadinya ada e-KTP, sekarang kita akan naik kelas ke IKD. Ini penting karena lebih menjaga kerahasiaan data kependudukan setiap warga,” kata Adisthy.

Menurutnya, IKD menawarkan kemudahan mobilitas. Warga tak perlu panik bila lupa membawa KTP fisik karena seluruh data bisa diakses langsung dari smartphone.

“IKD ini memudahkan. Tidak perlu lagi membawa fisik. Tinggal tunjukkan HP, semua bisa,” jelas dia.

Baca Juga :  Akhir Januari, Pejabat Pemko Batam Bakal Dirombak

Untuk saat ini, pihaknya masih menunggu aturan teknis dari Kemendagri dan pembahasan Pansus Perda sebelum ekosistem digital ini berjalan sempurna. Meski praktis, tingkat adopsi IKD di Batam masih rendah. Sri menyebut angkanya baru berada di kisaran 5 hingga 7 persen.

Dengan melihat angka tersebut, Disdukcapil Batam terus mendorong warga untuk tidak ragu beralih ke layanan digital.

“Kami mengimbau seluruh warga Batam, untuk beralih ke zaman digital, keamanannya juga lebih terjaga,” pesan Adisthy.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Tiga Mantan Pejabat BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan
BPH Migas Ajak Masyarakat Laporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam
Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam
Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA
Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:04 WIB

Tiga Mantan Pejabat BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:52 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan

Senin, 1 Juni 2026 - 03:42 WIB

BPH Migas Ajak Masyarakat Laporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:39 WIB

Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:31 WIB

Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam

Berita Terbaru