Kemkomdigi Petakan Risiko Platform Digital terhadap Anak Lewat Self-Assessment

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkomdigi Meutya Hafid di Jakarta Foto: Humas Kemkomdigi

Menkomdigi Meutya Hafid di Jakarta Foto: Humas Kemkomdigi

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengukur risiko 175 layanan digital untuk memperkuat perlindungan anak di ruang digital.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan Kemkomdigi telah menerima hasil penilaian mandiri dari 64 Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) sejak PP TUNAS berlaku pada Maret 2026.

Kemkomdigi memetakan risiko konten berbahaya, risiko perundungan, risiko kecanduan, risiko kesehatan, serta risiko kontak anak dengan orang asing.

Kemkomdigi juga memeriksa sistem verifikasi usia dan fitur pengawasan orang tua yang diterapkan setiap platform.

Baca Juga :  Pansel Umumkan 378 Lolos Administrasi Calon Anggota KIP 2026–2030

“Kami mengukur setiap risiko sebelum menentukan tingkat keamanan platform bagi anak,” kata Meutya, Selasa (9/6/2026).

Kemkomdigi mendorong platform memperkuat perlindungan anak melalui fitur keamanan yang lebih ketat.

Kemkomdigi menilai setiap perubahan yang dilakukan platform untuk mengurangi risiko dan meningkatkan keamanan pengguna anak.

Netflix, Vidio, HBO Max, Disney, Roblox, PUBG Online, Free Fire, Mobile Legends, Shopee, Tokopedia, Lazada, TikTok Shop, Dana, GoPay, dan Flip.id telah menyerahkan hasil penilaian kepada Kemkomdigi.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda Dibuka untuk Ribuan Pemudik

Kemkomdigi meminta seluruh platform yang belum menyerahkan self-assessment segera memenuhi kewajibannya.

Kemkomdigi dapat mengategorikan platform yang tidak melapor sebagai platform berisiko tinggi dalam sistem perlindungan anak.

Melalui PP TUNAS, Kemkomdigi memperketat pengawasan platform digital, menekan risiko bagi anak, dan mendorong terciptanya ruang digital yang lebih aman. Sumber Infopublik

Editor: Baibah

Berita Terkait

Presiden Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN, Program MBG Masuki Babak Baru
OJK Siapkan Tiga Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
KKP Siap Perkuat Pembangunan Kelautan Kepri
Nyanyang Tegaskan Komitmen Kepri Percepat Eliminasi Kusta
Ansar Jemput Dukungan Pusat untuk Percepat Penataan Pulau Penyengat
Menkeu: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh, Koordinasi Fiskal-Moneter Diperkuat
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Dorong Ruang Digital Aman bagi Anak lewat PP TUNAS
Livestream 11 Jam di Jalur Mudik, Dave Hendrik dan Iwet Ramadan Pecahkan Rekor MURI
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:14 WIB

Presiden Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN, Program MBG Masuki Babak Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:13 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:31 WIB

KKP Siap Perkuat Pembangunan Kelautan Kepri

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:52 WIB

Nyanyang Tegaskan Komitmen Kepri Percepat Eliminasi Kusta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:11 WIB

Ansar Jemput Dukungan Pusat untuk Percepat Penataan Pulau Penyengat

Berita Terbaru