Telkom Pamerkan OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Kamis, 13 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi mengunjungi AI Zone Telkom pada DTI-CX 2026 untuk melihat langsung kapabilitas AIcosystem, termasuk Omni Communication Assistant (OCA). Foto: Istimewa

Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi mengunjungi AI Zone Telkom pada DTI-CX 2026 untuk melihat langsung kapabilitas AIcosystem, termasuk Omni Communication Assistant (OCA). Foto: Istimewa

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat kapabilitas digitalnya melalui ajang Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026 di Jakarta. Telkom membawa tiga zona utama, yakni Digital Transformation Zone, AI Zone, dan Cyber Security Zone, untuk memperkenalkan solusi digital bagi kebutuhan transformasi industri.

Dari tiga zona tersebut, AI Zone menjadi salah satu sorotan. Di zona ini, Telkom memperkenalkan AIcosystem, ekosistem kecerdasan buatan TelkomGroup yang mengintegrasikan berbagai kapabilitas dan solusi berbasis AI.

Melalui Telkom AI Center of Excellence (AI CoE), Telkom menghadirkan pilar AI Hub sebagai pusat pengembangan dan penyedia solusi AI untuk berbagai sektor industri. Dari pilar tersebut, Telkom memperkenalkan sejumlah solusi, meliputi Omni Communication Assistant (OCA), PrivateGPT, Decision Intelligence Platform (DIP), dan AI CCTV Analytics.

Di antara solusi tersebut, Telkom menempatkan OCA sebagai salah satu produk unggulan. Platform ini memanfaatkan AI untuk membantu perusahaan mengelola interaksi pelanggan secara terintegrasi, efisien, dan responsif.

Baca Juga :  Telkom Raup Pendapatan Rp75,9 Triliun pada Semester I 2026, Laba Bersih Naik Jadi Rp10,6 Triliun

Sejalan dengan pengembangan tersebut, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, mengatakan DTI-CX 2026 menjadi momentum strategis bagi Telkom untuk menunjukkan kesiapan teknologi masa depan.

Menurutnya, perusahaan kini tidak lagi melihat AI sekadar sebagai tren teknologi. Karena itu, AI telah menjadi fondasi penting untuk meningkatkan efisiensi operasional, mempercepat pertumbuhan bisnis, dan menciptakan pengalaman digital yang lebih responsif serta berpusat pada pelanggan.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, OCA menghadirkan sejumlah kapabilitas. Salah satunya OCA Interaction, yang mengintegrasikan berbagai kanal komunikasi pelanggan dalam satu dasbor terpadu dengan sistem tiket.

Dengan kemampuan itu, perusahaan dapat mengelola interaksi sekaligus menindaklanjuti persoalan pelanggan secara lebih terstruktur. Selain itu, OCA Interaction dilengkapi fitur berbasis AI, seperti AI Reply, AI Translate, AI Enhance, dan AI Summary.

Tak hanya OCA Interaction, Telkom menghadirkan OCA Automated Interaction yang memadukan teknologi Generative AI dan Agentic AI. Melalui kapabilitas ini, asisten virtual dapat menjalankan proses secara mandiri dan mengambil tindakan sesuai alur serta kebutuhan operasional perusahaan.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Pendaftaran Mudik dan Balik Bareng Honda Dibuka untuk Ribuan Pemudik

Sementara itu, OCA menyediakan OCA Blast untuk mendukung penyampaian informasi secara luas. Fitur ini memungkinkan perusahaan mengirim pesan secara massal kepada jutaan pelanggan secara instan dengan konten yang dapat dipersonalisasi.

Tak berhenti di sana, seluruh kapabilitas OCA dapat terhubung dengan sistem operasional perusahaan melalui OCA API. Integrasi ini memungkinkan perusahaan menyesuaikan penggunaan OCA dengan kebutuhan bisnis masing-masing.

Dengan berbagai kapabilitas tersebut, Telkom terus memperkuat perannya sebagai penyedia solusi digital bagi berbagai sektor industri melalui DTI-CX 2026. Telkom mendorong pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional, sekaligus kualitas pengalaman pelanggan.

Pada akhirnya, langkah tersebut memperkuat transformasi Telkom dalam membangun ekosistem digital yang adaptif dan mampu menjawab kebutuhan industri di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
OJK Perkuat Pengawasan Bursa Mineral, Henry Rialdi Dilantik Jadi Deputi Komisioner BMKS
Puan Maharani Tekankan Pentingnya Menjaga Ruang Digital Tetap Sehat
Kepri Raih Terbaik II Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Rp1,5 Miliar
Kepri dan KomDigi Percepat Penuntasan Blank Spot dengan Satelit dan Frekuensi 700 MHz
Amsakar: Transmigrasi Percepat Pemerataan Pembangunan
Presiden Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN, Program MBG Masuki Babak Baru
OJK Siapkan Tiga Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:34

Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:59

OJK Perkuat Pengawasan Bursa Mineral, Henry Rialdi Dilantik Jadi Deputi Komisioner BMKS

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:24

Puan Maharani Tekankan Pentingnya Menjaga Ruang Digital Tetap Sehat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:28

Kepri Raih Terbaik II Pengelolaan Sampah, Dapat Insentif Rp1,5 Miliar

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:15

Telkom Pamerkan OCA Berbasis AI di DTI-CX 2026

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06