Sahabat-AI Resmi Meluncur, Komdigi dan Indosat Hadirkan AI “Paling Indonesia”

Kamis, 26 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat or IOH) Rabu (25/2/2026) memperkenalkan Sahabat-AI. Foto: Istimewa

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat or IOH) Rabu (25/2/2026) memperkenalkan Sahabat-AI. Foto: Istimewa

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) meluncurkan Sahabat-AI, platform kecerdasan buatan berbasis aplikasi yang dirancang khusus untuk kebutuhan masyarakat Indonesia. Pemerintah dan industri menegaskan peluncuran ini sebagai langkah konkret membangun ekosistem AI nasional yang berdaulat dan inklusif.

Sahabat-AI langsung menyasar pelajar, kreator, pelaku UMKM, profesional, hingga institusi publik. Pengembang membuka akses seluas-luasnya agar masyarakat bisa memanfaatkan AI tanpa hambatan teknis maupun bahasa.

Selanjutnya, pengembang menghadirkan Sahabat-AI dalam versi Android dan iOS. Langkah ini secara langsung menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia.

Platform ini mengintegrasikan fitur multi-model dan multi-modal dalam satu antarmuka. Pengguna bisa membuat teks, mengubahnya menjadi gambar atau video, melakukan pencarian cerdas, meminta bantuan coding, hingga melakukan analisis mendalam. Semua fitur itu tersedia dalam satu aplikasi yang ringkas dan mudah digunakan.

Dengan pendekatan ini, Komdigi dan Indosat mempercepat pemanfaatan AI secara praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Pertamina Dukung Sakkamadeha Kembangkan Tenun Ulos Jadi Kekuatan Ekonomi Kreatif

Berbeda dari platform global, Sahabat-AI dibangun dengan fondasi bahasa, budaya, dan konteks sosial Indonesia. Pengembang memposisikan platform ini sebagai “Si Paling Indonesia” karena memahami cara masyarakat berbicara dan berinteraksi.

Teknologi kelas dunia memperkuat sistemnya, namun nilai lokal tetap menjadi inti. Pendekatan ini membuat AI terasa lebih relevan dan dekat dengan kebutuhan pengguna di berbagai daerah.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah membangun Sahabat-AI sebagai bagian dari strategi kemandirian AI nasional.

Ia menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan transformasi digital menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala bahasa maupun budaya.

“Kami ingin AI benar-benar dibangun dengan bahasa dan nilai bangsa sendiri. Sahabat-AI membuktikan Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan bermanfaat,” tegas Meutya.

Ia juga mendorong masyarakat aktif menggunakan platform tersebut agar pengembangan AI dalam negeri semakin kuat.

Baca Juga :  OJK Lantik Sejumlah Pejabat Strategis, Perkuat Pengawasan Sektor Jasa Keuangan

Di sisi lain, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan perusahaannya membangun Sahabat-AI untuk kepentingan nasional.

Indosat membuka platform ini bagi individu, startup, pelaku usaha, hingga institusi publik. Menurut Vikram, teknologi harus memberikan manfaat luas dan menciptakan peluang inovasi baru di berbagai sektor.

Sebagai penutup, pengembang melengkapi Sahabat-AI dengan sistem pengaman berlapis (guardrails). Sistem ini menyaring konten agar tetap sesuai norma sosial, budaya, dan standar etika Indonesia.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah menjaga ruang digital tetap sehat sekaligus mencegah penyebaran konten negatif. Dengan mekanisme ini, Sahabat-AI tetap mendorong inovasi tanpa mengabaikan tanggung jawab.

Peluncuran Sahabat-AI menegaskan satu hal: Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta AI yang memahami jati dirinya sendiri.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45