Sahabat-AI Resmi Meluncur, Komdigi dan Indosat Hadirkan AI “Paling Indonesia”

Kamis, 26 Februari 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat or IOH) Rabu (25/2/2026) memperkenalkan Sahabat-AI. Foto: Istimewa

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) dan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat or IOH) Rabu (25/2/2026) memperkenalkan Sahabat-AI. Foto: Istimewa

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) meluncurkan Sahabat-AI, platform kecerdasan buatan berbasis aplikasi yang dirancang khusus untuk kebutuhan masyarakat Indonesia. Pemerintah dan industri menegaskan peluncuran ini sebagai langkah konkret membangun ekosistem AI nasional yang berdaulat dan inklusif.

Sahabat-AI langsung menyasar pelajar, kreator, pelaku UMKM, profesional, hingga institusi publik. Pengembang membuka akses seluas-luasnya agar masyarakat bisa memanfaatkan AI tanpa hambatan teknis maupun bahasa.

Selanjutnya, pengembang menghadirkan Sahabat-AI dalam versi Android dan iOS. Langkah ini secara langsung menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia.

Platform ini mengintegrasikan fitur multi-model dan multi-modal dalam satu antarmuka. Pengguna bisa membuat teks, mengubahnya menjadi gambar atau video, melakukan pencarian cerdas, meminta bantuan coding, hingga melakukan analisis mendalam. Semua fitur itu tersedia dalam satu aplikasi yang ringkas dan mudah digunakan.

Dengan pendekatan ini, Komdigi dan Indosat mempercepat pemanfaatan AI secara praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Mendagri Dorong Percepatan Relokasi Warga dan Penguatan Tata Ruang Pascabencana Longsor

Berbeda dari platform global, Sahabat-AI dibangun dengan fondasi bahasa, budaya, dan konteks sosial Indonesia. Pengembang memposisikan platform ini sebagai “Si Paling Indonesia” karena memahami cara masyarakat berbicara dan berinteraksi.

Teknologi kelas dunia memperkuat sistemnya, namun nilai lokal tetap menjadi inti. Pendekatan ini membuat AI terasa lebih relevan dan dekat dengan kebutuhan pengguna di berbagai daerah.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah membangun Sahabat-AI sebagai bagian dari strategi kemandirian AI nasional.

Ia menekankan bahwa pemerintah ingin memastikan transformasi digital menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkendala bahasa maupun budaya.

“Kami ingin AI benar-benar dibangun dengan bahasa dan nilai bangsa sendiri. Sahabat-AI membuktikan Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan bermanfaat,” tegas Meutya.

Ia juga mendorong masyarakat aktif menggunakan platform tersebut agar pengembangan AI dalam negeri semakin kuat.

Baca Juga :  TelkomGroup Percepat Recovery BTS di Lokasi Bencana Sumatra

Di sisi lain, Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menegaskan perusahaannya membangun Sahabat-AI untuk kepentingan nasional.

Indosat membuka platform ini bagi individu, startup, pelaku usaha, hingga institusi publik. Menurut Vikram, teknologi harus memberikan manfaat luas dan menciptakan peluang inovasi baru di berbagai sektor.

Sebagai penutup, pengembang melengkapi Sahabat-AI dengan sistem pengaman berlapis (guardrails). Sistem ini menyaring konten agar tetap sesuai norma sosial, budaya, dan standar etika Indonesia.

Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah menjaga ruang digital tetap sehat sekaligus mencegah penyebaran konten negatif. Dengan mekanisme ini, Sahabat-AI tetap mendorong inovasi tanpa mengabaikan tanggung jawab.

Peluncuran Sahabat-AI menegaskan satu hal: Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta AI yang memahami jati dirinya sendiri.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru