PELNI Layarkan Lebih dari 5 Juta Penumpang Sepanjang 2025

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang yang berlayar  menggunakan kapal Pelni sepanjang tahun 2025. di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar, Batam. Foto: Istimewa

Penumpang yang berlayar menggunakan kapal Pelni sepanjang tahun 2025. di Pelabuhan Bintang 99 Batu Ampar, Batam. Foto: Istimewa

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mencatatkan prestasi gemilang sepanjang tahun 2025. Total 5.154.080 penumpang telah berlayar dengan kapal PELNI di seluruh rute, naik 101,15% dibandingkan realisasi tahun 2024 yang sebanyak 5.095.483 penumpang.

Direktur Utama PELNI, Tri Andayani, yang akrab disapa Anda, mengungkapkan, peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan angkutan laut PELNI. “Hasil ini juga buah dari upaya kami meningkatkan pelayanan, kesiapan armada, dan pengelolaan operasional sepanjang 2025.” ujarnya.

Rinciannya, kapal penumpang PELNI melayani 4.472.918 orang atau 109,10% dari target 4,1 juta penumpang, sementara kapal perintis mengangkut 681.162 penumpang, melebihi target 652.417 orang atau 104,41%.

“Lebih dari 5,1 juta orang menggunakan layanan PELNI tahun ini, menegaskan bahwa kapal PELNI masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas antarpulau. Kami berterima kasih atas kepercayaan masyarakat,” kata Anda.

Baca Juga :  Arus NATARU, Bandara Hang Nadim Catat 244.339 Penumpang

Distribusi penumpang menunjukkan peran penting PELNI dalam pemerataan transportasi, terutama di wilayah tengah dan timur Indonesia. Wilayah tengah menjadi yang terpadat dengan 2.109.876 penumpang (47,2%), diikuti wilayah timur sebanyak 1.317.237 penumpang (29,4%).

“PELNI berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan, menyediakan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau. Kami juga mendukung konektivitas antarpulau, pemerataan akses wilayah terpencil, dan pertumbuhan ekonomi nasional,” pungkas Tri Andayani.

Ruas Terpadat Sepanjang 2025:

  1. Belawan – Batam: 131.369 penumpang
  2. Batam – Belawan: 124.143 penumpang
  3. Makassar – Bau-Bau: 81.818 penumpang
  4. Bau-Bau – Makassar: 71.192 penumpang
  5. Batam – Tanjung Priok: 56.405 penumpang
Baca Juga :  BBKK Batam Optimalkan Sinkarkes untuk Percepat Layanan Karantina Kesehatan

Pelabuhan Keberangkatan Terpadat:

  1. Makassar: 382.982 penumpang
  2. Ambon: 290.242 penumpang
  3. Bau-Bau: 263.297 penumpang
  4. Surabaya: 226.257 penumpang
  5. Tanjung Priok: 207.631 penumpang

Pelabuhan Kedatangan Terpadat:

  1. Makassar: 385.457 penumpang
  2. Ambon: 284.174 penumpang
  3. Bau-Bau: 260.539 penumpang
  4. Surabaya: 252.311 penumpang
  5. Tanjung Priok: 214.857 penumpang

Kepala Cabang PELNI Batam, Edwin Kurniansyah, menyatakan bahwa dari Batam, 184.462 penumpang telah menggunakan kapal PELNI sepanjang 2025, naik 12% dari 163.266 orang pada 2024. “Kami berterima kasih kepada masyarakat Batam yang terus memilih PELNI sebagai sarana perjalanan antarpulau,” ujar Edwin.

Editor: Rega

Berita Terkait

Tiga Mantan Pejabat BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Program MBG
Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan
BPH Migas Ajak Masyarakat Laporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam
Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam
Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA
Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:04 WIB

Tiga Mantan Pejabat BGN Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:52 WIB

Kejagung Geledah Kantor BGN Sehari Setelah Pencopotan Kepala Badan

Senin, 1 Juni 2026 - 03:42 WIB

BPH Migas Ajak Masyarakat Laporkan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:39 WIB

Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:31 WIB

Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam

Berita Terbaru