Kemkomdigi Perluas Akses Belajar Digital hingga Daerah Terpencil

Selasa, 13 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi Nezar Patria menerima audiensi Johns Hopkins School of Advanced International Studies (SAIS) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (12/01/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Wamenkomdigi Nezar Patria menerima audiensi Johns Hopkins School of Advanced International Studies (SAIS) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (12/01/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Kementerian Komunikasi dan Digital menegaskan komitmen pemerataan akses internet untuk mendukung akses belajar digital di seluruh Indonesia. Fokus utama diarahkan agar pelajar di daerah terpencil memiliki kesempatan belajar yang setara dengan wilayah perkotaan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menjelaskan saat ini konektivitas internet telah menjangkau sekitar 97 persen wilayah berpenduduk. Tantangan yang tersisa berada pada kualitas layanan, terutama di daerah pinggiran.

“ecepatan internet rata-rata nasional berada di kisaran 45 Mbps, masih di bawah rata-rata Asia Tenggara. Pemerintah menargetkan peningkatan hingga 100 Mbps dalam tiga tahun ke depan, termasuk perluasan jaringan generasi kelima yang saat ini masih di bawah 10 persen,” ungkapnya saat menerima audiensi mahasiswa Johns Hopkins School of Advanced International Studies di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2026).

Baca Juga :  Media Prima Group ke Batam, FJP Kepri Kolaborasi Media Lintas Negara

Menurut Wamen Nezar Patria, kondisi geografis dan jumlah penduduk yang besar membuat pemerataan jaringan memerlukan pendekatan bertahap.

“Di wilayah padat penduduk kualitas layanan relatif stabil, sementara di daerah terpencil penguatan infrastruktur terus dilakukan,” tuturnya.

Dalam digitalisasi pendidikan, Kementerian Komdigi berperan memastikan kesiapan infrastruktur agar platform pembelajaran daring dapat diakses dengan baik oleh sekolah dan pelajar.

Baca Juga :  Pegadaian Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Siapkan Masa Depan Sejak Dini

“Dukungan ini menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan berbasis digital,” tutur Wamen Nezar Patria.

Selain jaringan dan akses internet, Pemerintah menaruh perhatian pada pengembangan talenta dan literasi digital agar internet benar benar membantu proses belajar.

“Konektivitas harus berdampak pada pendidikan dan masa depan anak,” tegas Wamenkomdigi Nezar Patria.

Wamen Nezar menegaskan bahwa pemerataan internet untuk pendidikan merupakan bagian dari upaya negara melindungi hak belajar dan memperkecil kesenjangan digital.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Tiga Pekan Pascagempa, Pendidikan di NTT Mulai Pulih
Pemko Batam Lanjutkan Seragam Sekolah Gratis, 52.835 Siswa Jadi Penerima
Beasiswa Pemko Batam Buka Jalan Anak Hinterland Tembus Kampus Negeri Bergengsi
BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam
62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi
Amsakar Tegaskan Pembangunan SMKN 13 Batam Perkuat SDM Unggul
Menkomdigi Ajak Guru Kawal PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Pegadaian Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:35

Tiga Pekan Pascagempa, Pendidikan di NTT Mulai Pulih

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:36

Pemko Batam Lanjutkan Seragam Sekolah Gratis, 52.835 Siswa Jadi Penerima

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:05

Beasiswa Pemko Batam Buka Jalan Anak Hinterland Tembus Kampus Negeri Bergengsi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:46

BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:47

62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06