Presiden Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Buka Peluang Pendidikan bagi Anak Rentan

Rabu, 14 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan Sekolah Rakyat tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga didukung konektivitas digital agar proses pembelajaran dapat berjalan setara di seluruh wilayah Indonesia. Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan Sekolah Rakyat tidak hanya hadir secara fisik, tetapi juga didukung konektivitas digital agar proses pembelajaran dapat berjalan setara di seluruh wilayah Indonesia. Foto: Humas Kemkomdigi

Pemerintah membuka 166 Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia, memberi anak-anak dari keluarga rentan kesempatan meraih pendidikan berkualitas tanpa terhalang ekonomi atau lokasi.

Presiden Prabowo Subianto memimpin peresmian serentak di BBPPKS Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026). Ia hadir bersama Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, yang menegaskan pemerintah akan mendukung sekolah dengan koneksi internet cepat dan fasilitas digital agar proses belajar merata.

Presiden Prabowo menyebut Sekolah Rakyat sebagai langkah berani menghadirkan keadilan sosial. “Program ini membuka peluang nyata bagi anak-anak kita dan menyiapkan generasi Indonesia yang kompetitif,” ujarnya.

Baca Juga :  Presiden Kembalikan Dana TKD Aceh untuk Pemulihan Pascabencana

Menteri Sosial Saifullah Yusuf melaporkan Sekolah Rakyat kini beroperasi di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota, menampung 15.954 siswa dengan dukungan 2.218 guru dan 4.889 tenaga kependidikan. Ia memuji kerja keras kementerian terkait yang mewujudkan program ini dalam waktu singkat.

Baca Juga :  SAS Online Perdana Serentak di 133 Sekolah di Batam

Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan kementeriannya menyediakan jaringan internet, memperkuat infrastruktur digital, dan mengajarkan literasi digital. Ia menekankan dukungan ini memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan lancar di seluruh pelosok negeri.

Presiden menegaskan, Sekolah Rakyat membuka harapan baru bagi anak-anak yang sebelumnya sulit mengakses pendidikan. Ia mendorong semua pihak terus mendukung program ini agar manfaatnya dirasakan lebih luas. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Tiga Pekan Pascagempa, Pendidikan di NTT Mulai Pulih
Pemko Batam Lanjutkan Seragam Sekolah Gratis, 52.835 Siswa Jadi Penerima
Beasiswa Pemko Batam Buka Jalan Anak Hinterland Tembus Kampus Negeri Bergengsi
BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam
62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi
Amsakar Tegaskan Pembangunan SMKN 13 Batam Perkuat SDM Unggul
Menkomdigi Ajak Guru Kawal PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Pegadaian Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:35

Tiga Pekan Pascagempa, Pendidikan di NTT Mulai Pulih

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:36

Pemko Batam Lanjutkan Seragam Sekolah Gratis, 52.835 Siswa Jadi Penerima

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:05

Beasiswa Pemko Batam Buka Jalan Anak Hinterland Tembus Kampus Negeri Bergengsi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:46

BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:47

62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06