PT Pegadaian (Persero) mengajak generasi muda menyiapkan masa depan sejak dini melalui literasi keuangan, peningkatan kompetensi, dan investasi. Ajakan itu disampaikan dalam CEO Talks di Universitas Andalas, Senin (29/6/2026).
Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan PT Pegadaian (Persero), Ismail Ilyas, menegaskan generasi muda harus siap menghadapi perubahan di era digital. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya ditentukan prestasi akademik, tetapi juga kemampuan mengelola keuangan dan mengambil keputusan finansial sejak dini.
“Dunia kerja terus berubah mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu, generasi muda harus menjadi pembelajar sepanjang hayat, adaptif, dan bijak mengelola keuangan. Prinsipnya, beli masa depan dengan harga hari ini, yakni mulai berinvestasi dan merencanakan masa depan dari sekarang,” kata Ismail.
Ismail juga mengajak mahasiswa membangun kebiasaan finansial yang sehat sejak memperoleh penghasilan pertama. Caranya dengan menyiapkan dana darurat, menyusun skala prioritas, dan memilih instrumen investasi yang aman sesuai tujuan jangka panjang.
Melalui tema Inovasi Keuangan Digital dan Inklusi Keuangan: Peran Strategis Pegadaian dalam Pemberdayaan Masyarakat, CEO Talks mempertemukan dunia industri dan perguruan tinggi untuk memperkuat literasi keuangan mahasiswa di tengah transformasi sektor jasa keuangan.
Pegadaian juga memperluas literasi dan inklusi keuangan melalui inovasi digital. Dalam kegiatan tersebut, lebih dari 1.000 peserta mengunduh aplikasi Tring! by Pegadaian dan langsung membuka Tabungan Emas sebagai langkah awal berinvestasi sebelum memasuki dunia kerja.
Melalui program ini, Pegadaian menargetkan lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap teknologi, cakap mengelola keuangan, dan mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Editor: Difky






