Prabowo Deklarasikan Perang Terbuka terhadap Korupsi di WEF Davos

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Presiden Prabowo dalam pidatonya membahas Danantara dan peran dalam ekonomi Indonesia. ANTARA FOTO/Aria Cindyara/bay/tom.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat World Economic Forum (WEF) 2026 di Congress Hall, Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Presiden Prabowo dalam pidatonya membahas Danantara dan peran dalam ekonomi Indonesia. ANTARA FOTO/Aria Cindyara/bay/tom.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk memberantas korupsi dan menegakkan hukum secara tegas dan transparan. Pernyataan itu ia sampaikan dalam pidato di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Prabowo menyatakan pemerintah tidak memiliki pilihan selain berani mengakui dan melawan korupsi. Ia menegaskan sumpah jabatannya untuk menegakkan konstitusi dan supremasi hukum.

Pada awal masa pemerintahannya, Prabowo mengungkap temuan penyimpangan besar dalam tata kelola bahan bakar minyak dan minyak mentah. Pemerintah menyita 4 juta hektare perkebunan dan tambang ilegal serta mencabut izin 1,01 juta hektare lahan milik 28 perusahaan yang melanggar hukum, termasuk yang beroperasi di kawasan hutan lindung.

Baca Juga :  Negara Hadir, Warga Miangas Bakal Nikmati Internet Lebih Stabil

Prabowo menyebut praktik tersebut sebagai greedomics, yakni ekonomi keserakahan yang merusak negara. Ia juga menegaskan tidak gentar menghadapi elite yang mencoba melemahkan pemerintahan dengan kekuatan uang.

Hingga kini, pemerintah telah menutup 1.000 tambang ilegal dan masih memburu lebih dari 1.000 lokasi lainnya. Pemerintah juga mengidentifikasi sekitar 666 korporasi yang diduga melanggar hukum di berbagai sektor.

Baca Juga :  Jelang Natal, Indosat Berbagi Kasih bagi Anak-Anak dari Komunitas Rentan

Prabowo menegaskan tidak akan berkompromi dalam penegakan hukum dan berjanji menepati sumpahnya kepada rakyat untuk membela konstitusi.

Selain itu, Prabowo menyampaikan bahwa tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia telah mencapai titik terendah sepanjang sejarah. Ia menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem dalam empat tahun ke depan sebagai misi utama pemerintahannya.

Menurut Prabowo, tugas utama seorang pemimpin adalah memastikan rakyat miskin dan lemah memiliki harapan dan masa depan yang lebih baik. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan
Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap
OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan
77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak
Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas
Raja Ali Haji di Taman Magtymgyly Pyragy, di Antara Pahlawan Literatur, Penyair dan Pemikir Dunia
Langkah Awal Ekspansi Global, Pegadaian Timor Leste Catat Kinerja Gemilang
442 Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Batam Tiba di Tanah Air
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:43 WIB

OJK Panggil TAFS Terkait Dugaan Penagihan Kredit dengan Kekerasan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:45 WIB

Satgas PASTI Ungkap Penghimpunan Dana Ilegal Koperasi BLN, Ketua Ditangkap

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:48 WIB

OJK Panggil Solusiku Terkait Dugaan Pelanggaran Penagihan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:41 WIB

77,4 Persen Masyarakat Dukung Pembatasan Media Sosial untuk Anak

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:55 WIB

Puteri Indonesia 2026 Siap Kawal Sosialisasi PP Tunas

Berita Terbaru