Ratusan warga tiga kelurahan di Kecamatan Batu Ampar, Batam, menggelar aksi unjuk rasa menuntut pemerintah mengatasi gangguan suplai air yang mereka alami sejak beberapa tahun terakhir. Aksi tersebut berlangsung di Kantor Walikota Batam, Batam Centre, Kamis (22/1/2026).
Warga dari Kelurahan Tanjunguma, Batu Merah, dan Sengkuang menyuarakan aspirasi mereka untuk mendapatkan hak dasar sebagai warga negara, yaitu air bersih.
Warga RT 02 RW 012, Tanjung Sengkuang, Oncu, mengatakan gangguan suplai air sudah berlangsung bertahun-tahun. Dampaknya tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari seperti mandi dan mencuci, tetapi juga menghambat proses pengurusan jenazah.
“Bahkan untuk memandikan mayit saja, kami harus meminta bantuan agar ada suplai air. Ini fakta yang kami alami. Untuk mengurus orang meninggal saja kami kesulitan,” ucap Oncu dalam orasinya.
Dalam aksi itu, warga menuntut pemerintah kota Batam segera menuntaskan masalah air. Mereka juga menyoroti sikap pejabat yang dinilai hanya hadir saat momentum politik.
“Mana Wali Kota Batam? Jangan datang saat Pilkada saja. Jangan temui kami hanya ketika ingin maju dalam Pilkada. Pejabat tolong hidupkan air kami,” kata Oncu.
Warga juga mempertanyakan ketidakadilan distribusi air di wilayah mereka.
“Kenapa di tempat lain air mengalir, tapi di tempat kami tidak? Kami menuntut tanggung jawab pemerintah,” tegasnya.
Beberapa kali pemerintah berjanji memperbaiki suplai air, namun warga menilai janji itu tidak pernah terealisasi.
“Memandikan saudara kita yang berpulang saja sulit. Jadi kami minta kepada Bapak Amsakar untuk bertanggung jawab dan menepati janji,” kata warga lainnya.
Aksi warga berlangsung dengan membawa baskom, galon, dan ember sebagai simbol kebutuhan air yang tidak terpenuhi. Mereka juga menyoroti ketidakadilan pembayaran tagihan air, meski suplai air tidak mengalir.
“Kami hanya dapat janji manis. Tidak pernah ditepati. Kami sudah berkali-kali melakukan mediasi dengan DPRD Batam, namun tidak ada solusi. Kami butuh air,” tegas Ucok warga lainnya.
Editor: Diki






