Bursa Efek Indonesia (BEI) memperkuat komitmen meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal. BEI mendorong masyarakat memanfaatkan pasar modal sebagai sarana perencanaan keuangan jangka panjang melalui pemahaman yang memadai.
Sepanjang 2025, BEI menyelenggarakan 29.474 kegiatan literasi, inklusi, dan aktivasi pasar modal secara luring dan daring melalui Kantor Perwakilan BEI serta Galeri Investasi BEI. Kegiatan tersebut menjangkau 2.820.702 peserta.
Selain itu, BEI menggelar 17.575 kegiatan edukasi pasar modal secara virtual melalui media sosial dengan jangkauan 24.092.031 peserta di berbagai wilayah Indonesia. BEI terus mengoptimalkan teknologi untuk memperluas jangkauan edukasi ke seluruh daerah.
Masyarakat dapat mengakses informasi dan materi edukasi pasar modal melalui situs resmi BEI di www.idx.co.id
serta kanal digital BEI di https://linktr.ee/indonesiastockexchange
. BEI juga menyediakan Program Sekolah Pasar Modal (SPM) yang dapat diikuti secara daring maupun luring.
Melalui program ini, BEI membantu masyarakat dan calon investor memahami dasar-dasar investasi serta mengenal produk pasar modal secara mudah dan aplikatif. BEI menekankan pembukaan rekening efek di perusahaan sekuritas sebagai langkah awal agar investor memperoleh pendampingan, informasi pasar, serta pemahaman produk investasi seperti saham, reksa dana, dan surat utang sesuai tujuan dan profil risiko masing-masing.
BEI menegaskan bahwa membangun keuangan yang sehat merupakan proses jangka panjang. Resolusi finansial di awal tahun tidak hanya menargetkan hasil, tetapi juga menekankan pembentukan kebiasaan keuangan yang baik.
Editor: Diki






