Nezar: Kualitas dan Keamanan Data Jadi Kunci Lindungi Publik dari Risiko AI

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi Nezar Patria menyampaikan Keynote Speech dalam kegiatan Data & AI Conference 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Rabu (11/02/2026). Foto: Komdigi

Wamenkomdigi Nezar Patria menyampaikan Keynote Speech dalam kegiatan Data & AI Conference 2026 di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Rabu (11/02/2026). Foto: Komdigi

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menegaskan kualitas dan keamanan data menjadi kunci melindungi masyarakat dari risiko kecerdasan artifisial (AI) yang keliru, bias, dan manipulatif.

Ia memperingatkan praktik data poisoning dapat merusak sistem AI dan memicu dampak langsung, mulai dari kesalahan keputusan otomatis hingga penyalahgunaan data pribadi.

Dalam Data and AI Conference 2026 di Jakarta Pusat, Rabu (11/2/2026), Nezar menekankan pentingnya manajemen data yang kuat untuk mendukung inovasi AI yang berkelanjutan dan berdaulat. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan fokus pada tiga aspek utama pengelolaan data.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Jaringan Telekomunikasi Sulawesi Utara Pulih 100 Persen Pascagempa

Menurutnya, AI sangat bergantung pada kualitas dataset. Data yang tidak bersih dan tidak terstandar berisiko menghasilkan keputusan menyimpang dan merugikan publik.

“AI bisa kacau jika terjadi data poisoning, misalnya karena data tidak bersih,” tegasnya.

Nezar juga mendorong regulasi adaptif yang melindungi privasi dan etika tanpa menghambat inovasi. Menurutnya, pemerintah harus menyeimbangkan perlindungan, pertumbuhan teknologi, dan kedaulatan digital, sekaligus mencegah konsentrasi data.

Ia menambahkan, pemerintah perlu menyusun standar manajemen data bersama sektor publik dan privat agar dataset AI tetap bersih, relevan, dan representatif. Ia menilai kolaborasi dengan lembaga seperti DAMA dapat memperkuat standar tersebut.

Baca Juga :  Layanan Gratis PELNI untuk Kirim Bantuan Bencana Sumut

Nezar menegaskan tantangan utama pengembangan AI bukan pada teknologi, tetapi pada kesiapan SDM dan proses pengelolaan data. Tanpa talenta data dan AI yang kompeten, kedaulatan digital hanya menjadi slogan.

Kementerian Komunikasi dan Digital membuka ruang kolaborasi luas untuk memperkuat tata kelola data nasional agar pengembangan AI di Indonesia berjalan aman, akurat, dan melindungi kepentingan publik.

Editor: Diki

Berita Terkait

Presiden Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN, Program MBG Masuki Babak Baru
OJK Siapkan Tiga Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah
KKP Siap Perkuat Pembangunan Kelautan Kepri
Nyanyang Tegaskan Komitmen Kepri Percepat Eliminasi Kusta
Ansar Jemput Dukungan Pusat untuk Percepat Penataan Pulau Penyengat
Kemkomdigi Petakan Risiko Platform Digital terhadap Anak Lewat Self-Assessment
Menkeu: Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Kokoh, Koordinasi Fiskal-Moneter Diperkuat
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Dorong Ruang Digital Aman bagi Anak lewat PP TUNAS
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:14 WIB

Presiden Lantik Sudaryono Jadi Kepala BGN, Program MBG Masuki Babak Baru

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:13 WIB

OJK Siapkan Tiga Fokus Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Minggu, 12 Juli 2026 - 00:31 WIB

KKP Siap Perkuat Pembangunan Kelautan Kepri

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:52 WIB

Nyanyang Tegaskan Komitmen Kepri Percepat Eliminasi Kusta

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:11 WIB

Ansar Jemput Dukungan Pusat untuk Percepat Penataan Pulau Penyengat

Berita Terbaru