Pulau Penyengat Diproyeksikan Jadi Kawasan Wisata Sejarah dan Budaya

Sabtu, 11 April 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas RI Medrilzam didampingi Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad berkunjung ke Pulau Penyengat, Jumat (10/4/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas RI Medrilzam didampingi Gubernur Kepulauan Riau H Ansar Ahmad berkunjung ke Pulau Penyengat, Jumat (10/4/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas RI, Medrilzam, bersama Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengunjungi Pulau Penyengat, Jumat (10/4/2026). Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung potensi pengembangan kawasan berbasis sejarah dan budaya di Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyusuri sejumlah situs bersejarah di Pulau Penyengat. Di antaranya Makam Engku Puteri, Makam Raja Ali Haji, serta Balai Adat Pulau Penyengat.

Pulau Penyengat dikenal memiliki nilai historis tinggi. Selain itu, kawasan ini juga menyimpan potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan budaya di Kepulauan Riau.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan untuk 42 Ribu Nelayan dan Petani di Kepri

Gubernur Ansar Ahmad menegaskan Pulau Penyengat merupakan salah satu pusat peradaban Melayu yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

“Pulau Penyengat adalah warisan besar peradaban Melayu. Kita memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya,” ujar Ansar.

Lebih lanjut, Ansar menegaskan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong pengembangan kawasan Pulau Penyengat secara berkelanjutan.

“Kami berharap dukungan pemerintah pusat agar pengembangan Pulau Penyengat dapat terintegrasi, baik dari sisi infrastruktur maupun pelestarian budayanya,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bappenas Medrilzam mengapresiasi komitmen Pemprov Kepri dalam menjaga kawasan bersejarah tersebut.

Menurutnya, Pulau Penyengat memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata berbasis sejarah dan budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga :  Museum dan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat Berpotensi Jadi Destinasi Wisata

“Pulau Penyengat memiliki potensi besar sebagai kawasan berbasis sejarah dan budaya. Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi daerah,” ujarnya.

Ke depan, Bappenas akan mendorong kajian lanjutan guna memperkuat perencanaan pengembangan kawasan tersebut. Medrilzam menekankan bahwa pengembangan kawasan harus tetap menjaga nilai keaslian dan sejarah Pulau Penyengat.

“Kita akan mendorong perencanaan yang tepat agar manfaat ekonominya terasa tanpa menghilangkan nilai autentik yang dimiliki Pulau Penyengat,” tutupnya.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Dua Restoran Indonesia Masuk Asia’s 50 Best Restaurants 2026
Menelusuri Jejak Sejarah Batam di Museum Raja Ali Haji
Wapres Gibran Tindaklanjuti Masalah dan Target Pariwisata Khususnya di Bali
Indonesia Raih “Experiential & Cultural Tourism Award” di OTM Mumbai 2026
Menpar Minta Industri Perhotelan Kelola Sampah Secara Mandiri
Pariwisata Indonesia Raih Puluhan Penghargaan Internasional Awal 2026
HARRIS Batam Centre Hadirkan Menu Nusantara Spesial Ramadan 1447 H
Hotel KITA Jadi Pilihan Penginapan Nyaman di Tanjungpinang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 11:27 WIB

Pulau Penyengat Diproyeksikan Jadi Kawasan Wisata Sejarah dan Budaya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:39 WIB

Dua Restoran Indonesia Masuk Asia’s 50 Best Restaurants 2026

Selasa, 24 Maret 2026 - 12:04 WIB

Menelusuri Jejak Sejarah Batam di Museum Raja Ali Haji

Senin, 16 Februari 2026 - 19:35 WIB

Wapres Gibran Tindaklanjuti Masalah dan Target Pariwisata Khususnya di Bali

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:01 WIB

Indonesia Raih “Experiential & Cultural Tourism Award” di OTM Mumbai 2026

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, didampingi Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dan Sekda Batam, Firmansyah, menerima kembali piala bergilir dari Kecamatan Sagulung saat malam pembukaan MTQH XXXIV di Dataran Engku Putri Batamcentre, Jumat (10/4/2026) malam. Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQH XXXIV Kota Batam

Sabtu, 11 Apr 2026 - 11:53 WIB