PT Bandara Internasional Batam (BIB) memborong tiga penghargaan dalam ajang Best Human Capital Award 2026 yang digelar BusinessAsia. BIB sukses membangun sumber daya manusia yang adaptif dan inovatif untuk mempercepat transformasi Bandara Internasional Hang Nadim Batam menuju standar global.
BIB juga terus memperkuat budaya kerja kolaboratif dan berkelanjutan di tengah persaingan industri penerbangan yang semakin dinamis.
Tiga penghargaan yang diraih PT BIB meliputi:
Best Human Capital Leadership Visionary in Airport Transformation 2026
BusinessAsia memberikan penghargaan ini kepada Direktur Utama sekaligus Pjs Direktur Hukum dan SDM PT BIB, Annang Setia Budhi. Annang memimpin transformasi bandara melalui strategi pengembangan SDM yang selaras dengan digitalisasi dan standar operasional global.
Ia juga membangun budaya kerja yang agile dan responsif agar seluruh karyawan mampu menghadapi tantangan industri penerbangan modern.
Best Human Capital Integrated Airport Services 2026
PT BIB meraih penghargaan ini setelah berhasil mengintegrasikan seluruh layanan bandara melalui pengelolaan SDM yang solid.
Manajemen BIB menyinergikan layanan operasional, pelayanan penumpang, hingga sistem keamanan dengan standar service excellence yang terintegrasi. Langkah tersebut meningkatkan kenyamanan dan kepuasan pengguna jasa bandara.
Best Human Capital Talent Development Growth 2026
PT BIB juga memperkuat pengembangan kompetensi karyawan secara berkelanjutan. Melalui program pelatihan, pemetaan karier, dan budaya belajar yang inklusif, BIB mencetak talenta lokal yang mampu bersaing di industri kebandarudaraan internasional.
Pencapaian ini menunjukkan transformasi Bandara Hang Nadim Batam tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kualitas SDM sebagai fondasi utama perusahaan.
Manajemen PT BIB mengapresiasi kontribusi seluruh karyawan dan pemangku kepentingan dalam mendukung transformasi perusahaan. BIB pun berkomitmen terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan agar Bandara Hang Nadim Batam semakin kompetitif di tingkat global.
Editor: Difky






