39 Pesawat dan Helikopter Dikerahkan untuk Distribusi Bantuan Logistik ke Sumatra

Jumat, 5 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) terus mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. (KEMENHUB)

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) terus mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. (KEMENHUB)

Jakarta, metroposid.com: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) terus mempercepat penyaluran bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Bantuan dikirim secara bertahap dalam bentuk kebutuhan pokok, obat-obatan, perlengkapan kebersihan, perlengkapan bayi, peralatan komunikasi berbasis satelit, hingga dukungan tenaga medis.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyatakan bahwa penanganan tanggap darurat dilakukan melalui koordinasi intensif dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II Medan (KOBU II) dan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang (KOBU VI), mengingat seluruh wilayah terdampak berada dalam cakupan kerja kedua unit tersebut.“Kantor Otoritas Bandara melakukan koordinasi dengan bandara di wilayah terdampak. Setelah itu, pendistribusian bantuan dilakukan menggunakan pesawat udara dari Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP). BBKFP juga melakukan evakuasi pegawai dan personel bandara,” ujar Lukman, Kamis (4/12/2025).

Bantuan berasal dari berbagai unit kerja di lingkungan Ditjen Hubud, di antaranya:Kantor OBU Wilayah II Medan, Kantor OBU Wilayah VI Padang,BBKFP, Balai Kesehatan Penerbangan (BKP), Balai Teknik Penerbangan (BTP), Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU), Poltekbang Medan, AirNav cabang terdampak, PLN, Darma Wanita Persatuan (DWP) Perhubungan

Baca Juga :  Prabowo dan PM Inggris Sepakati Kemitraan Strategis Baru RI–Inggris

Lebih lanjut, Lukman menegaskan bahwa Ditjen Hubud akan terus memantau kondisi pascabencana bersama bandara di wilayah terdampak dan melanjutkan pendistribusian bantuan dari berbagai pihak. “Sampai saat ini terdapat 39 pesawat udara dan helikopter yang siap beroperasi melayani pendistribusian bantuan dan evakuasi,” tambahnya.

Moda Transportasi Udara yang DikerahkanBBKFP: 2 pesawat King Air, 1 Longitude, 1 Helikopter Bell 429 (tujuan Kualanamu–Sumut–Aceh), 1 Helikopter EC 135 (tujuan Sibolga). Susi Air: 3 Caravan (Aceh), 1 Caravan & 1 Pilatus Porter (Kualanamu–Sumut–Aceh). Smart Aviation: 3 Caravan (Aceh–Padang–Kualanamu), 1 PAC 750 (Sibolga), 1 Helikopter S-76 (Silangit).

Wings Air: 1 ATR 72 (Kualanamu–Sumut–Aceh). Dabi Air Nusantara: 1 Helikopter Bell 430 (Aceh). Falcon Patriot, SGI, Fly Bali: 2 helikopter Bell 206 & Bell 407 (Lhokseumawe). Aero Nusantara Cargo: 1 B737 cargo (Halim–Lhokseumawe–Rembele–Banda Aceh).

Genesa Dirgantara: 1 Helikopter Airbus 365 (Kualanamu–Sumut–Aceh), 2 Helikopter Airbus 355 & 1 Airbus 365 (Silangit). Trigana Air Service: 1 B737 cargo (Halim–Rembele). Elang Nusantara: 1 Caravan (Silangit), 1 Helikopter Bell 505 (Padang). Citilink: 1 ATR 72 (Kualanamu–Sumut–Aceh).

Baca Juga :  Presiden Instruksikan Pemulihan Cepat Tiga Provinsi Terdampak Bencana di Sumatra

Persada Perkasa Airnesia: 1 B737 cargo (Halim–Rembele). Pelita Air Services: 1 Helikopter Bell 412 (Kualanamu–Sumut–Aceh). Travira Air: 1 ATR 72 (Halim–Kualanamu–Lhokseumawe). Volta Pasifik: 1 Helikopter Mi-8 RA-22834 (Banda Aceh), 1 Helikopter EC-155 (Silangit). Pegasus Air: 1 Helikopter R66 (Kualanamu–Banda Aceh).

PPIC Curug & CEO Jet Set: 1 Piper Seneca (Kualanamu–Sumut–Aceh). National Utility Helicopter (NUH): 2 Helikopter Mi-8 RA-22834 (Lanud Suwondo–Sumut–Aceh). Indonesia Air Transport (IAT): 1 ATR 42 (Kualanamu–Sumut–Aceh), 1 EC-155 (Padang–Sumbar).

Untuk itu, Lukman memastikan bahwa Ditjen Hubud akan terus memberikan dukungan hingga kondisi transportasi udara di wilayah terdampak kembali stabil. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak. Ditjen Hubud berkomitmen menyiapkan moda transportasi udara agar penyaluran bantuan serta pergerakan orang dan barang kembali normal,” tutup Lukman. Sumber InfoPublik

 

Editor: Rega

 

Berita Terkait

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Pemerintah Bidik Internet 100 Mbps, Tarif Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:44

Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:21

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19