BI Naikkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75 Persen

Jumat, 19 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50 persen. (Dok. Bank Indonesia)

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk menaikkan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 6,50 persen. (Dok. Bank Indonesia)

Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 17-18 Juni 2026.

BI juga menaikkan suku bunga Deposit Facility menjadi 4,75 persen dan Lending Facility menjadi 6,50 persen.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kenaikan suku bunga bertujuan menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian global sekaligus mengendalikan inflasi agar tetap berada dalam sasaran 2,5±1 persen pada 2026 dan 2027.

Baca Juga :  Spin-off InfraNexia Disetujui, Penguatan Bisnis Infrastruktur Telkom

Meski menaikkan suku bunga, BI tetap mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan makroprudensial yang longgar. Langkah ini difokuskan untuk memperbesar aliran kredit dan pembiayaan ke sektor riil tanpa mengganggu stabilitas sistem keuangan.

Di sektor pembayaran, BI memperluas penggunaan transaksi digital, memperkuat industri sistem pembayaran, serta meningkatkan keandalan infrastruktur untuk mendukung aktivitas ekonomi.

Baca Juga :  Empat Pebalap Muda AHM Siap Tancap Gas di Seri Perdana Idemitsu Moto4 Asia Cup 2026

BI juga mempererat koordinasi dengan pemerintah guna mengantisipasi dampak ketidakpastian global, termasuk konflik di Timur Tengah, terhadap perekonomian nasional.

Selain itu, BI bersama Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus menjaga stabilitas keuangan sekaligus mendukung pembiayaan berbagai program prioritas pemerintah. Sumber Infopublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

TelkomGroup Kembangkan Empat Teknologi Digital untuk Perkuat Kedaulatan Nasional
Billy Mambrasar Desak Pemerintah Buka Akses Modal dan Pasar bagi UMKM Kepri
Honda Vario 125 Street Tawarkan Diskon hingga Rp666 Ribu di Kepri
ARTOTEL Batam Tawarkan Staycation 24 Jam, Harga Mulai Rp1 Juta
FOX Hotel Nagoya Batam Tawarkan Promo Natal dan Tahun Baru 2027, Harga Mulai Rp100 Ribu
Tiga Bikers Honda Kepri Tempuh Perjalanan Panjang ke Honda Bikers Day Lampung
Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti
PT XLSMART Angkat Thomas Hundt sebagai Komisaris

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:41

TelkomGroup Kembangkan Empat Teknologi Digital untuk Perkuat Kedaulatan Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:08

Billy Mambrasar Desak Pemerintah Buka Akses Modal dan Pasar bagi UMKM Kepri

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:28

Honda Vario 125 Street Tawarkan Diskon hingga Rp666 Ribu di Kepri

Senin, 19 Oktober 2026 - 22:07

ARTOTEL Batam Tawarkan Staycation 24 Jam, Harga Mulai Rp1 Juta

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:07

FOX Hotel Nagoya Batam Tawarkan Promo Natal dan Tahun Baru 2027, Harga Mulai Rp100 Ribu

Berita Terbaru