Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi

Sabtu, 18 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura (dua dari kanan) menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Marumatta Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7/2026). (Marta)

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura (dua dari kanan) menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) di Hotel Marumatta Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7/2026). (Marta)

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus menggenjot pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Upaya itu ditegaskan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2026 di Hotel Marumatta Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (16/7/2026).

Raker yang dihadiri lebih dari 24 gubernur dan wakil gubernur itu membahas strategi memperkuat UMKM melalui kolaborasi antardaerah. Forum tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan UMKM dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah.”

Nyanyang menilai UMKM harus menjadi penggerak utama ekonomi Kepri. Sektor ini tidak hanya membuka lapangan kerja, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat dan menggerakkan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Telkom dan CCSI Perkuat Sinergi Pengembangan SKKL SUB-2

Karena itu, Pemprov Kepri terus membuka akses yang lebih luas bagi pelaku UMKM. Pemerintah mempermudah perizinan, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan mempercepat pemanfaatan teknologi digital.

“UMKM adalah kekuatan ekonomi masyarakat. Melalui APPSI, kami ingin mendorong UMKM Kepri naik kelas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” kata Nyanyang.

Tak hanya itu, Nyanyang meminta hasil Raker APPSI segera diwujudkan dalam program yang benar-benar dirasakan pelaku usaha. Menurutnya, setiap daerah harus bergerak bersama agar UMKM berkembang lebih cepat.

“Kami ingin UMKM Kepri semakin inovatif, memanfaatkan digitalisasi, memperluas jaringan pemasaran, serta masuk ke rantai pasok industri nasional maupun global,” ujarnya.

Baca Juga :  Indosat Berikan Paket Khusus Bagi Pelanggan Terdampak di Sumatra

Ia menambahkan, letak strategis Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia menjadi peluang besar untuk memperluas pasar ekspor sekaligus meningkatkan nilai tambah produk lokal.

Sementara itu, Raker APPSI juga menampilkan berbagai produk unggulan UMKM dari seluruh Indonesia. Forum tersebut membahas peningkatan kualitas produk, transformasi digital, akses pembiayaan, perluasan pasar, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga keuangan.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap UMKM tumbuh lebih cepat, naik kelas, dan semakin kuat menopang perekonomian daerah maupun nasional.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru